KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PEMADAMAN API DI KALTENG BERLANJUT: TINGGINYA OMBAK HAMBAT OPERASI BERIEV
Pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan Tengah dengan pesawat ampibi Beriev BE 200 terus berlanjut. Namun, pemadaman dari udara itu hanya berlangsung dari pagi hingga siang hari karena pada sore hari ombak laut di tempat pesawat itu mengambil air mencapai dua meter…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. 23 BERITA TERKAIT: PESAWAT PEMADAM KESULITAN AMBIL AIR, KORAN TEMPO, SENIN 13 NOVEMBER 2006 HAL. A9
BALAI TAMAN NASIONAL BETUNG KERIHUN TOLAK LELANG KAYU
Balai Taman Nasional Betung Kerihun atau TNBK menolak rencana lelang terhaddap 2.507 potong kayu. Berdasarkan pemantauan personel Balai TNBK, kayu-kayu tersebut ditemukan di 29 tempat di dalam taman nasional………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. 23
BURUNG DAN "BURUNG BESI" PUN TAK LAGI TERBANG….
"Mau ikut? Saya mau ke Singapura. Lebih baik mptret orangutan di Singapura Zoo atau motret burung di urong Bird Park. Daripada di Kalimantan Barat, kamu tidak akan dapat foto apa-apa, paling sakit napas," ujar sesepuh Pontianak Fotografi Jamandi Loka, beberapa waktu lalu…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 13 NOVEMEBR 2006, HAL. 36
GAMBUT MEMBARA, PERJUANGAN MELAWAN LUPA
Beberapa warga di Palangkaraya belakangan menduga-duga bahwa kabut asap tebal merupakan siklus lima tahunan, akibat pengaruh El Nino. Ini merujuk pada kejadian kabut asap tahun 1997, 2002, dan juga tahun 2006. Di sela-sela tahun itu, kabut asap berlangsung sebentar dan tidak terlalu pekat. Kabut asap tahun 1997 sempat mengganggu aktivitas penerbangan di Palangkaraya hingga sekitar tiga bulan. "Tahun 2002 kabut asap mengganggu penerbangan selama satu bulan . Tahun 2006 itu, sudah lebih dari setengah bulan tidak ada penerbangan keluar masuk Palangkaraya," kata Kepala Bandara Tjilik Riwut, Jamaludin Hasibuan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. 36
TANGGUL LUMPUR UNTUK EVAKUASI
Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo menyiapkan langkah evakuasi bagi warga di delapan desa yang rawan terkena luapan lumpur jika tanggul jebol. Persiapan itu berupa latihan berlari menaiki tanggul di dekat rumah mereka………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. A9
TERSANGKA ILLEGAL LOGGING DI KALTIM SERAHKAN DIRI
Tersangka kasus pembalakan liar (illegal logging) di Kalimantan Timur (Kaltim), Mayjen (Purn) TNI Gusti Syaifuddin menyerahkan diri ke Kepolisian Daerah (Polda)Kalltim. Penyerahan diri Gusti itu dilakukan pada Ahad (12/110……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 13 NOVEMBER 2006,, HAL. 2. BERITA TERKAIT: GUSTI SYAIFUDDIN MENYERAHKAN DIRI, KOMPAS, SENIN 13 NOVEMEBR 2006, HAL. 15; GUSTI SYAIFUDDIN SERAHKAN DIRI KE POLDA KALTIM, MEDIA INDONESI, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. 1
NASIB ORANGUTAN YANG DIBANTAI DAN TEWAS TERBAKAR
Masyarakat Pencinta Satwa Frankfurt (Frankfurt Zoologi Society/FZS) Perwakilan Jambi berhasil menyelamatkan seekor orangutan yang sudah sempat dibantai warga masyarakat. Orangutan yang tubuhnya ditembus 62 peluru dan penuh luka bacokan itu hingga Rabu (8/11) masih dirawat secara intensif di kantor FZS Jambi, Jalan Bangka Nomor 12 Kotabaru Jambi……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 11 NOVEMBER 2006, HAL. 5
PRESDIR PT NEWMONT DITUNTUT TIGA TAHUN PENJARA
Presiden Direktur PT Newmont Minahasa Raya ( Presdir PT NMR), Richard B Ness, terdakwa II dalam dugaan kasus pencemaran di Teluk Buyat, Sulawesi Utara (Sulut), dituntut tiga tahun penjara, dipotong masa tahanan, dengan denda Rp 500 juta, subsider enam bulan kurungan.Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut disampaikan dalam sidang ke-42 di Pengadilan Negeri Manado (PN Manado), Jumat (10/11), yang berlangsung hampir tujuh jam…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 11 NOVEMBER 2006, HAL.19
KOORDINASI APARAT PENANGANAN ILLEGAL LOGGING LEMAH
Koordinasi antarinstansi pemerintah dalam nengatasi illegal logging masih dianggap lemah. Hal ini diungkapkan sejumlah anggota DPR dalam diskusi terbatas menyangkut penanganan illegal logging, pekan lalu di Jakarta…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. 2
ANCAMAN LONGSOR DI DIY DAN JATENG
Meski curah hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan akan lebih sedikit dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya, bahaya longsor mengancam sejumlah wilayah di DIY dan sebagian wilayah Jawa Tengah (Jateng), terutama kawasan perbukitan. Hal ini disebabkan banyaknya rekahan di berbagai tempat yang diakibatkan gempa tektonik 27 Mei lalu……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 11 NOVEMBER 2006, HAL. 19
MUSIM HUJAN ANCAM WARGA SEKITAR LAPINDO
Musim hujan dalam beberapa hari tiba. Tapi luapan lumpur Lapindo belum juga terselesaikan. Untuk mengantisipasi limpahan air, Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo (Timnas PSLS) menyiapkan jalur evakuasi. Jalur itu dibuat di atas tanggul. Ketua Tim Pelaksana Timnas PSLS, Basuki Hadimuljono. di Sidoarjo, Ahad (12/11) mengingatkan masyarakat yang berada di ring-2, seperti di Desa Mindi, Pejarakan, Kedungcangkring, dan Desa Besuki– untuk segera menuju tanggul jika hujan deras. "Dalam waktu dekat kami juga akan mengadakan simulasi, bagaimana seharusnya yang dilakukan
masyarakat saat musim hujan datang tiba-tiba. Dalam simualsi itu, nantinya jalur-jalur penyelamatan saat evakuasi akan sisosialisasikan kepada masyarakat," tutur Hadimulyono…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. 5
32 KELURAHAN DI JAKBAR TERANCAM BANJIR

Sebanyak 32 kelurahan atau 151 RW di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) terancam kebanjiran. Untuk itu, Pemkot Jakbar telah menyiapkan 188 titik lokasi pengungsian. "Untuk mengantisipasi kondisi terburuk, kita siapkan 65 posko banjir, 105 unit dapur umum, 73 unit posko kesehatan serta lokasi penampungan 188," kata Sekretarias Kota Pemkot Jakbar, Chaerudin, Jum’at (10/11) akhir pekan lalu……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 13 NOVEMBER 2006, HAL. 6

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim
Kementerian Negara Lingkungan Hidup