KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KANAL PEMBUANG MULAI PENUH
Setelah 15 hari beroperasi, kanal pembuang air dan lumpur di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dipenuhi endapan lumpur. Kanal semakin potensial akan meluap jika hujan turun. Berdasarkan pemantauan, Kamis (16/11), endapan lumpur tampak merata di sepanjang kanal pembuang air dan lumpur. Tinggi endapan satu meter hingga dua meter, jarak permukaan lumpur dan bibir tanggul tinggal 50 sentimeter hingga satu meter………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 23
KALTENG BENTUK TIM TERPADU MENCEGAH KEBAKARAN HUTAN
Agar kabut asap tidak berulang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membentuk tim terpadu pencegahan, penindakan hukum, dan pemadaman kebakaran lahan serta hutan hingga tingkat kabupaten/kota. Tim bertugas menyuluh agar tidak ada lagi pembakaran lahan. Tim itu beranggotakan dinas dan instansi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, TNI, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan juga lembaga swadaya masyarakat……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 23
KONTRAKTOR LAPINDO TETAP HARUS TANGGUNG JAWAB
Meski kepemilikan Lapindo Brantas Inc berubah pemerintah tetap meminta tanggung jawab kontraktor pengelola sumur Banjar Panji 1, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) untuk menyelesaikan masalah semburan lumpur panas, Kontraktor yang dimaksud meliputi Lapindo, Medco, dan Santos…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUM’AT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 3
KEJAKSANAAN USUT TAMBANG DI HUTAN LINDUNG
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara mengusut penambangan nikel yang dilakukan PT International Nickel Indonesia Tbk di kawasan hutan lindung di Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Sasaran penyelidikan adalah perizinan dan penebangan hutan yang dapat dikategorikan pembalakan liar. Menurut Asisten Intelijen Kejati Sultra Andi Abdul Karim sejumlah pejabat terkait dari Dinas Kehutanan dan Dinas Pertambangan Sultra serta Kabupaten Kolaka telah diperiksa sebagai saksi……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 24
TERUMBU KARANG YANG MAKIN MENGHILANG
Perairan Sibolga bukan hanya memiliki gugusan pulau kecil yang tersebar. Perairan ini juga kaya keanekaragaman hayati dan terumbu karang. Di antaranya bahkan endemik.Namun, dalam beberapa tahun terakhir, maraknya pengeboman ikan dan pembiusan di sekitar perairan Sibolga dan Nias Selatan telah menyebabkan gugusan terumbu karang rusak parah. Sumatera Utara memiliki total 140.000 hektar gugusan terumbu karang di wilayah Pantai Timur dan Pantai Barat…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 36
ORANG UTAN INDONESIA TERANCAM PUNAH
Populasi orangutan atau kera besar di Asia, khususnya di Indonesia sudah mendekati kepunahan. Dua jenis orang utan yang hampir punah tersebut berasal dari Sumatera, yaitu Pongo Abeii dan orang utan dari keluarga Pongo pygmaeus yang hidup di Borneo, meliputi Kalimantan, Sabah dan Serawak…..BACA SELENGKAPNTA, MEDIA INDONESIA, JUM’AT 17 NOVEMBER 2006, HAL. A2
DAERAH VULKANIK BERISIKO BESAR LONGSOR
Pengundulan hutan lereng terjal dan lahan kritis akan menyebabkan gaya eksogen saat datangnya musim hujan dan berisiko terjadinya longsor di sejumlah daerah. "Daerah yang rentah terjadi longsor secara umum terdapat di wilayah yang daya serap batuan di bawah tanah sulit ditembus air. Akibatnya di permukaan batuan jenuh air hujan akan mengalami kelebihan beban dan akhirnya terjadi longsor," kata peneliti geologi cagar karangsambung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Husni Anshori……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUM’AT 17 NOVEMBER 2006, HAL. A2
KARANGSAMBUNG KUNCI EVALUSI LEMPENG ASIA TENGGARA
Jangan merasa menjadi geolog kalau belum pernah ke Karangsambung. Sebab daerah yang dikenal dengan Yellowstone National Park ini memiliki aneka batuan yang tampak aneh-aneh. Kawasan itu disebut unik karena merupakan kawasan purbakala. Sekitar 90 juta tahun lalu, kawasan tersebut menjadi tempat tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Asia…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUM’AT 17 NOVEMEBR 2006, HAL. A2
ENAM DAERAH DI JATIM RAWAN BENCANA
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur (Jatim) memprediksi enam daerah rawan bencana saat musim hujan pada November nanti …BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUM’AT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 24
CAGAR ALAM MUTIS TIMAU TERBAKAR
Lebih dari 1.000 hektare kawasan cagar alam dan hutan konservasi Mutis Timau, Nusa Tenggara Timur, hangus dilalap si jago merah sejak Senin lalu. Tapi, hingga kemarin, masih terdapat sekitar 10 titik api yang belum dapat dipadamkan. Belum diketahui penyebab musibah itu.Menurut para aktivis lingkungan setempat, kebakaran itu merupakan yang terbesar dalam 30 tahun terakhir……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 17 NOVEMBER 2006, HAL. A6
PT MSM TIDAK DIIZINKAN BEROPERASI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) tidak mengizinkan PT Meares Soputan Mining (MSM) menambang emas di Minahasa Utara dan Kota Bitung sebelum adanya perbaikan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dari Departemen Kementerian Lingkungan Hidup….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUM’AT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 24
/>
KEBAKARAN DI NTT MELUAS, 320 HA HUTAN GUNUNG MUTIS HANGUS
Kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Mutis, Kabupaten Timur Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) meluas. Api yang semula berkobar di empat desa marabat ke delapan desa lainnya kemarin…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUM’AT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 17
PERLU STANDARDISASI DATA KELAUTAN

Standardisasi dan basis data untuk kawasan pesisir dan lautan dirasakan masih sangat kurang. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), Ir Rudoft W Mtindas, pada Forum Riset Geomarme, Kamis (15/11)……………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUM’AT 17 NOVEMBER 2006, HAL. 9

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan Hidup