KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

TPA BANTARGEBANG HANYA DIPERPANJANG 5 TAHUN
Panitia Khusus (Pansus) 36 di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi hanya merekomendasikan perpanjangan penggunaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang maksimal lima tahunke depan. Pansus meminta rekomendasi mereka masuk dalam draf kerjasama pengelolaan TPA Bantargebang dengan pemerintah DKI Jakarta…BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU, 1 JULI 2009, HAL. B2

DEWAN TAK MENENTUKAN BATAS PENGGUNAAN TPA BANTAR GEBANG
Panitia Khusus (Pansus) 36 DPRD Kota Bekasi tidak menentukan batas penggunaan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang. Penggunaan lahan TPA Bantar Gebang harus menggunakan teknologi ramah lingkungan………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 1 JULI 2009, HAL. 8 
 
SEMBURAN LUMPUR MENGANDUNG RACUN
Semburan lumpur panas di Dusun Wae Bue, Desa Macan Tanggar, Flores, Nusa Tenggara Timur, mengandung gas beracun. Warga mencium adanya bau yang tidak biasa. "Kami imbau warga tidak mendekat ke lokasi semburan. Kami akan mengirim petugas geologi untuk meneliti jenis dan kadar racunnya," Tutur Kepala Dinas Pertambangan dan Energi NTT Johanes Bria, Kemarin. Bau belerang mulai tercium warga dari sembilan titik semburan………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 1 JULI 2009, HAL. 11 

PAYUNG HUKUM REDD YANG TIDAK SENTRALISTIK
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menilai perlu ada payung hukum pelaksanaan pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (reduction emission from deforestation and degradation/REDD) yang tidak sentralistik. Payung hukum tersebut idealnya berupa undang-undang, tidak sebatas peraturan menteri. Peraturan Menteri Kehutanan RI (Permenhut) Nomor 30 Tahun 2009 yang pada dasarnya mengatur tentang Tata Cara Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan dinilai masih sentralistik……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 1 JULI 2009, HAL. 22

JALUR RIAU-SUMBAR PUTUS AKIBAT LONGSOR DI KAMPAR
Musibah longsor kembali memutus jalur utama lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatra Barat (Sumbar), Kemarin. Tanah longsor yang menimbun badan jalan terjadi di dua titik, Yaitu berada di KM 77-80 dan KM 65 di Desa Rantau Berangin, Kabupaten Kampar, Riau…………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 1 JULI 2009, HAL. 10

KEBAKARAN LAHAN : GAMBUT BANYAK TERBAKAR AKIBAT PERATURAN DILANGGAR
Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 52 Tahun 2008 tentang Pedoman Pembukaan Lahan dan Pekarangan bagi Masyarakat di Kalteng sering kali dilanggar. Akibatnya, di musim kemarau banyak lahan gambut terbakar secara tak terkendali.Peraturan itu antara lain mengatur gambut pantai, yakni gambut yang dipengaruhi dan tergenang pasang air laut, dengan lapisan gambut tipis, pembukaan awalnya dapat dilakukan dengan pembakaran terkendali, tetapi tidak di musim kemarau…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 1 JULI 2009, HAL. 23
 
PENGALIHAN UTANG UNTUK HUTAN SUMATERA
Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat, Selasa (30/6), menyepakati pengalihan utang untuk konservasi alam Sumatera. Kesepakatan itu akan mengurangi utang Indonesia sekitar Rp 300 miliar dalam delapan tahun, sedangkan utang pokoknya 19,6 juta dollar AS.Program serupa pernah dilakukan Indonesia dengan Jerman. Bedanya, dana pengalihan utang untuk konservasi alam (debt for nature) dengan AS yang telah diproses sejak tahun 2007 itu dikelola masyarakat sipil………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 1 JULI 2009, HAL. 13

Sumber : KBUA Perpustakaan KLH