KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

bio.jpgPada tanggal 6-8 September 2006, Kementerian Lingkungan Hidup mengadakan road  show kendaraan bermotor, bekerja sama dengan berbagai industri otomotif dan Pertamina. Road show ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan bahan bakar bio-premium yang merupakan campuran antara bahan 95 % bakar premium RON 88 dengan 5 % ethanol.

Hingga akhir tahun 2007, bahan bakar bebas timbel belum dapat dipenuhi. Salah satu alternatif yang ditempuh adalah mengganti TEL (Tetra Ethy Lead) yang berfungsi untuk menaikkan oktan pada bensin dengan Ethanol. Selain di Indonesia, penggunaan ethanol sebagai aditif bahan bakar pada kendaraan bermotor telah lazim digunakan di berbagai negara seperti Brazil , USA dan beberapa negara eropa.

Aditif ethanol untuk bahan bakar dapat mengurangi bahan karsinogenik dalam bensin seperti ( aromatik, benzene dan aldehyde) yang menjadi pemicu penyakit kanker, sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2). Secara ekonomis, penggunaan aditif ethanol dapat mengurangi import HOMC, di lain pihak, seiring dengan peningkatan penggunaan ethanol akan membuka peluang kerja lebih luas karena bahan baku ethanol dihasilkan dari sektor pertanian.

Dalam moment ini, Kementerian lingkungan hidup mengharapkan  agar industri otomotif baik mobil maupun motor untuk segera membenahi masalah teknis berkaitan dengan di campurnya ethanol dengan premium tersebut.

bio2.jpgRoad show Bio Premium dilepas oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup dari Hotel Darmawangsa Jakarta menuju Cirebon, Bandung dan kembali ke Jakarta yang disambut oleh Sekretaris Menteri (Sesmen) Negara lingkungan Hidup di kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Jalan D.I. Panjaitan, Jakarta.

Selain oleh Pertamina, kegiatan ini didukung oleh: PT.Toyota Astra Motor, PT. Ford Motor Indonesia, PT. Astra Honda Motor, PT  Yamaha International Motor Manufacturing, PT. Honda prospek motor, PT. Indomobil Suzuki International mobil dan Motor, Hyundai mobil, KIA Mobil, Mitsubitshi, Peugeout , Kawasaki Motor, Kymco, Kanzen dan berbagai pihak.

Pada acara penyambutan peserta di akhir road show, sekaligus diumumkan hasil pemantauan kualitas bahan bakar bensin dan solar di 20 kota besar dan logo resmi Langit Biru. 

Informasi:
Asisten Deputi Urusan Pengendalian Pencemaran Emisi Sumber Bergerak

Kementerian Negara Lingkungan Hidup
Telp/fax: (021) 85911207