KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

80 ORANG PIMPINAN DAN PENGURUS PONDOK PESANTREN CLUSTER KALIMANTAN TIMUR DIKUKUHKAN SEBAGAI KADER LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN
pak_de_kaltim.jpgProgram Eco-Pesantren perlu kita dukung bersama terutama dalam aplikasi dan aksi nyatanya di Pondok-Pondok Pesantren, karena sangat sesuai dengan ajaran Islam yang memuat banyak ayat-ayat yang membahas masalah lingkungan. Jalinan kemitraan antara Kementerian Negara Lingkungan Hiidup dengan Pondok Pesantren Hidayatullah untuk mengembangkan Program Eco-Pesantren adalah sangat tepat dan diharapkan dapat menggugah semangat Pondok Pesantren Hidayatullah yang pada tahun 1984 telah meraih penghargaan Kalpataru untuk tetap konsisten dalam mempertahankan prestasi yang menjadi kebanggaan tersebut.

Kita sebagai Pengurus Pondok Pesantren harus mengajarkan cinta lingkungan kepada santri-santri kita dan memasukan Program Eco-Pesantren sebagai salah satu kebijakan pondok Pesantren, hal ini penting untuk merubah suasana Pondok Pesantren yang selama ini terkesan kumuh dan kotor  menjadi bersih, hijau dan lestari. Demikian antara lain yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Hidayatullah, Nashirul Haq, Lc, MA dalam  sambutannya pada Pembukaan Sosialisasi Program Eco-Pesantren dan Pembentukan Kader Lingkungan Pondok Pesantren Cluster Kalimantan Timur, pada tanggal 26 Juni 2008 di Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan.

Kegiatan tersebut telah menghadirkan pembicara dari kalangan Pemerintahan dan Praktisi Lingkungan dari dalam dan luar kota Balikpapan, seperti : Drs. Tuparman (Kepala Bapedalda Propinsi Kalimantan Timur), H. Muh Ikhwan Abdul Jalil, Lc  (Praktisi Agama, Wahdah Islamiyah, Makassar) dengan judul Pengelolaan lingkungan berdasarkan Hadits dan Teologi lingkungan, Soenardi D. Yogantara (Praktisi Lingkungan dari WPL Bandung, Jawa Barat) dengan judul Mengembangkan Jejaring dan Kemitraan dalam mewujudkan Pesantren ramah Lingkungan dan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Sementara itu Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 80 orang peserta, perwakilan dari 25 Pondok Pesantren di kawasan Perkotaan Kalimantan Timur  ini, merupakan kelanjutan dari kegiatan Pertemuan Nasional dan Peluncuran Program Eco-Pesantren tanggal 5-6 Maret 2008 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Program Eco-Pesantren yang akan diikuti dengan berbagai tahapan kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi program  yang aplikatif guna mendorong  dan meningkatkan peran pondok pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup. Disampaikan pula bahwa sampai saat ini sudah ada 252 penerima penghargaan Kalpataru dari berbagai kelompok masyarakat, 20 diantaranya adalah Pondok Pesantren  termasuk didalamnya Pondok Pesantren Hidayatullah ini. Melalui Program Eco-Pesantren ini diharapkan dapat mencetak para penerima Kalpataru baru yang dapat menjadi pelopor dalam berbagai upaya ramah lingkungan seperti pengelolaan sampah, pengelolaan air bersih, penghematan sumber daya, penghematan energi dan melakukan kegiatan penghijaun untuk mengurangi polusi udara diperkotaan.

Sumber :

Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan, Deputi VI, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Gedung B. Lantai VI, Telpon.Fax : 021- 85911211