KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Yogjakarta, 21 Maret 2011. Dalam rangka sinkronisasi kegiatan pengelolaan lingkungan hidup nasional, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Regional Lingkungan Hidup (Rakoreg LH) di 5 wilayah ekoregion. Rakoreg LH wilayah Sumatra telah berlangsung di Palembang pada 7¬8 Maret 2011, wilayah Bali-Nustra di Mataram pada 10 -12 Maret 2011, sedangkan wilayah Sumapapua akan berlangsung di Makassar pada 23 – 24 Maret 2011 dan wilayah Kalimantan di Banjarmasin pada 28 –29 Maret 2011. Rakoreg LH se pulau Jawa akan berlangsung di Yogjakarta pada 21-22 Maret 2011.

Pertemuan yang mengutamakan komunikasi setara antara pemerintah daerah dan KLH ini bertuiuan untuk (1) menjaring aspirasi pemerintah daerah dalam pengelolaan SDA dan lingkungan hidup secara optimal, konkrit dan strategis (2) memperoleh profil pengelolaan SDA dan lingkungan hidup daerah untuk mempertajam penetapan lokus strategis apabila dibutuhkan, (3) mengkomunikasikan berbagai kendala dan hambatan yang dirasakan pihak derah maupun KLH untuk menyusun langkah konkrit penyelesaian permasalahan yang ada.

Dalam Sambutan pembukaan Rapat Kcordinasi Regional Lingkungan Hidup Rakoreg Jawa di Yogjakarta tanggal 21 Maret 2011, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Gusti Muhammad Hatta, MS menyampaikan “Rakoreg ini diharapkan dapat mencapai kesepakatan usulan rencana kegiatan tahun 2012 yang merupakan sinergi pemerintah pusat dan daerah di bidang lingkungan hidup dari setiop ekoregion sehingga dapat menjadi masukan pelaksanaan Rakornas LH dan Musrenbang Provinsi masing-masing.”-‘ Sesuai dengan karakter permasalahan di region Jawa, pertemuan ini akan membahas isu lingkungan hidup pada berbagai Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Ciliwung, Cisadane, Citandui, Bengawan Solo dan Progo. Sasaran lain dari Rakoreg LH adalah tersusunnya data dan profil umum daerah mengenai kemajuan, hambatan dan kebutuhan penunjang program pembangunan di bidang lingkungan hidup.

Pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan instansi lingkungan hidup provinsi dan kabupaten/kota, wakil perguruan tinggi serta sektor terkait seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian PU, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, BAPPENAS, serta Kementerian Keuangan. Acara Rakoreg LH diharapkan memberikan kesempatan kepada pihak provinsi menyampaikan usulan konkrit dari kabupaten/kota di wilayahnya sehingga kegiatan yang dilakukan dapat mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utomo (IKU) serta penajaman alokasi dan peningkatan pagu anggaran serta mekanisme redistribusi pusat-daerah.

Pada kesempatan ini, dilakukan pula konsultasi teknis terkait kegiatan penurunan beban pencemaran, pengendalian kerusakan dan peningkatan kapasitas yang akan dibahas oleh pihak KLH. Dengan demikian, usulan kegiatan dari daerah dapat terklarifikasi secara sistematis dan terstruktur sehingga dapat menjadi masukan yang sesuai dengan sasasran strategis dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas LH) yang akan dijadikan masukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional
(M USREN BANG NAS).

Informasi lebih lanjut
Barlin, SH. MS, Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion (PPE) Jawa,
Tel/fax: 0274 625800 ,
email: pplh lawa @yahoo.co.id
Drs. Rasio Ridho Sani, M.Com, MPM.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri KLH,
Tel/fax: 021¬8580110,
email: rasiosani@yahoo.com