KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Niigata City, 29 Februari 2012. Tiga orang murid SDN Bantarjati 9 Bogor yang merupakan Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2011, menjadi pembicara pada Eco Kids Conference on Acid Deposition Problems yang diselenggarakan oleh EANET (Acid Deposition Monitoring Networking in East Asia) bekerja sama dengan NPECC (Niigata Prefecture Environmental  Conservation Center) di Tokimesse Niigata Convention Center, Niigata, Jepang. Pemateri yang lain adalah murid-murid dari Aoyama Elementary School dan Yoneko Elementary School, ke duanya dari Niigata Prefecture dan  Yuri Technical  High School, Yurihinjo  City, Akita Prefecture. Ke empat  sekolah  tersebut merupakan sekolah yang terpilih untuk mendapat peningkatan kapasitas tentang pencemaran udara khususnya mengenai deposisi asam dari ACAP (Asia Center for Air Pollution Research) yang merupakan National Center Jepang untuk program EANET.

Tim EANET selain memberikan pelatihan dan materi ajar dalam pemantauan kualitas udara kepada Guru dan murid-murid SDN Bantarjati 9, Bogor pada bulan Agustus 2011, juga memberikan peralatan untuk percobaan. Kemudian murid-murid dengan didampingi guru dan Jaringan Pendidikan Lingkungan (JPL) melakukan  percobaan pengukuran kualitas udara di beberapa titik di kota Bogor sejak Agustus 2011 sampai Januari 2012.  Sebagian dari hasil percobaan tersebut,  dipresentasikan oleh murid-murid pada kunjungan ke dua tim EANET ke Bogor pada bulan Desember 2011. Ketiga murid yang terbaik dalam melakukan percobaan, analisa dan pembuatan laporan yang kemudian dipilih untuk berangkat ke Jepang.

Konferensi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan 12 negara dari 13 negara anggota EANET yaitu Indonesia, Malaysia,Thailand, Phillipines, Mongolia, Cambodia, Japan, Rusia, China, Vietnam, Lao PDR, Myanmar, sedangkan wakil dari Korea berhalangan untuk hadir. Setelah semua sekolah mempresentasikan hasil percobaan/penelitiannya, murid-murid  SD dibagi  3 (tiga) kelompok dan melakukan diskusi kelompok dengan metode metaplan dan system thinking untuk membuat rekomendasi mengenai hal-hal yang harus dilakukan oleh murid-murid dan keluarga untuk mengurangi terjadinya deposisi asam. Hasil diskusi kelompok tersebut, kemudian dipresentasikan oleh masing-masing perwakilan sekolah.

Sementara itu, dilaksanakan pertemuan antara guru/kepala sekolah  dari ke 3 SD tersebut, dengan NPECC, NC EANET, dan perwakilan negara anggota EANET mengenai pendidikan lingkungan khususnya mengenai polusi udara dan deposisi asam. Konferensi diakhiri dengan pembacaan deklarasi oleh perwakilan semua SD. Murid-murid SD Bantarjati 9, Bogor menyampaikan deklarasi sebagai berikut:

Deklarasi Konferensi Anak
Kami murid-murid SDN Bantarjati 9, Bogor Indonesia menyatakan berkomitmen melakukan penyelamatan bumi dengan
Tujuh tangga nada menyelamatkan bumi

Do – dorong menghemat kertas
Re- Reduce reuse recycle
Mi- Minyak harus dihemat
Fa- fasih memberi contoh
Sol- Solusi kurang air
La- lahan dihijaukan
Si- sikap hemat listrik
Keterangan lebih lanjut :
Asdep Urusan Penguatan Inisiatif Masyarakat
Gedung B lantai 5, KLH
T/F    : 021 85900225/8580087
email     : susyrs@yahoo.com