KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

JAKARTA, BK.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengajak seluruh warga masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih. Terkait dengan hal itu, Pemda Jakarta Selatan Juga akan bekerja sama dengan 182 sekolah di wilayahnya untuk melestarikan lingkungan dan mengurangi pencemaran udara.

Demikian dikatakan Asisten Walikota Jakarta Selatan, Tri Wahyuni, dalam Acara Jakarta Green School di Semanggi, Jakarta, Selatan, Minggu (30/5). Tri juga mengatakan bahwa masih banyak warga yang belum sadar kebersihan sehingga membuang sampah tidak pada tempatnya terutama di kawasan terminal, stasiun, pasar. “Mari kita melakukan penyadaran tentang sampah kepada semuanya,” kata Tri seperti dikutip dari tribun-news.com.

Sementara itu,program Jakarta Green School (JGS) yang dilaksanakan Yayasan Unilever bekerja sama dengan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, sejauh ini telah melibatkan 94 sekolah. Program yang dimulai tahun 2009 tersebut bertujuan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan, termasuk kepedulian terhadap problem sampah.

“Yayasan Unilever Indonesia melalui program lingkungan yang salah satunya adalah Jakarta Green School menitikberatkan pada menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan terbiasa melakukan tindakan nyata untuk melestarikannya,” ujar Silvi Tirawaty, Environment Project Manager Yayasan unilever Indonesia, Minggu (30/5).

Program JGS dilakukan melalui pengawasan dari relawan untuk memantau perkembangan sehingga dapat menjadikan program berkelanjutan. Sekolah yang berpartisipasi juga mengikuti lomba esai dan majalah dinding mengenai ekspresi serta harapan sekolah tentang pengelolaan lingkungan sekolah. (yg)

Sumber:
Berita kota
Senin, 31 Mei 2010
Hal. 4 (yg)