KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA




HASIL KONGRES TAMAN NASIONAL DI style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>DURBAN style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>, AFRIKA SELATAN

src="/i/image001.gif" align=left hspace=12 v:shapes="_x0000_s1026"> style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Jakarta style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>, 25
September 2003
–  class=GramE>Indonesia style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> hadir class=SpellE>dalam pertemuan class=SpellE>ke-lima International Union for Conservation of Nature
and Natural Resources (IUCN) World Congress on Protected Areas
yang class=SpellE>diselenggarakan di style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Durban style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>, Afrika
class=SpellE>Selatan.

Pertemuan style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> yang diselenggarakan
pada tanggal 8 – 17 September
2003 kali ini bertujuan
untuk melihat class=SpellE>kemajuan
dan kemunduran
dalam pengelolaan class=SpellE>kawasan lindung, class=SpellE>serta merencanakan class=SpellE>hal-hal yang perlu class=SpellE>dilakukan dalam class=SpellE>sepuluh tahun mendatang. style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> 

Tema class=SpellE>khusus pertemuan kali class=SpellE>ini adalah "Benefits Beyond
Boundaries"
yang intinya adalah
membahas peranan class=SpellE>kawasan lindung class=SpellE>dalam mengentaskan class=SpellE>kemiskinan, menyesuaikan class=SpellE>diri terhadap perubahan
global, dan meletakkan
class=SpellE>posisi kawasan class=SpellE>lindung dalam konteks
keamanan dan class=SpellE>kelestarian untuk class=SpellE>masa mendatang

Rekomendasi
penting yang diperoleh
class=SpellE>dari
Durban antara lain class=SpellE>adalah : a) kesepakatan class=SpellE>melakukan pemberdayaan class=SpellE>kapasitas pengelola class=SpellE>kawasan lindung class=SpellE>dan taman nasional
b) pemberdayaan class=SpellE>masyarakat di wilayah
lindung, c) mengembangkan
class=SpellE>sistem dan jaringan
kerja perlindungan, d)
class=SpellE>pengembangan sumber class=SpellE>pembiayaan dan class=SpellE>kerjasama dengan class=SpellE>swasta, e) pengembangan class=SpellE>manajemen khusus class=SpellE>ekosistem pegunungan, f) class=SpellE>pengembangan inisiatif global, g)
pengembangan ekoturisme,
h) pengembangan good governance, class=SpellE>dan berbagai action plan class=SpellE>lainnya.

Links :

-         
href="http://www.iucn.org/themes/wcpa/wpc2003/english/outputs/recommendations.htm"> class=SpellE>Hasil-hasil Rekomendasi World Parks
Congress ke 5 Tahun 2003

-         
href="http://www.menlh.go.id/terbaru/artikel.php?article_id=770">Indonesia class=SpellE>Akan Mengikuti class=SpellE>Kongres Internasional class=SpellE>Taman Nasional class=SpellE>di Durban – Afrika class=SpellE>Selatan

HASIL KEGIATAN DALAM
PERINGATAN HARI OZON INTERNASIONAL 2003

src="/i/image003.jpg" align=left hspace=12 v:shapes="_x0000_s1027"> style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Jakarta, 29 September 2003 style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>- Rangkaian
kegiatan peringatan class=SpellE>Hari Ozon Internasional
2003 berlangsung sejak
class=SpellE>tanggal 30 Agustus 2003 class=SpellE>dan berakhir pada
puncaknya pada class=SpellE>tanggal 16 September 2003.  Kegiatan-kegiatan
yang diprakarsai oleh
Kementerian class=SpellE>Lingkungan Hidup class=SpellE>tersebut diantaranya class=SpellE>adalah Lomba Lukis
dengan Media Tong Sampah,
class=SpellE>Lomba Karya Tulis,
Seminar Nasional dan class=SpellE>Pameran Teknologi, class=SpellE>serta Science Camp.

Lomba Lukis dengan
Media Tong Sampah

Lomba yang
diselenggarakan pada class=SpellE>tanggal
30 Agustus 2003 class=SpellE>ini berlangsung class=SpellE>di Bumi Perkemahan
Cibubur dengan class=SpellE>jumlah peserta 53 class=SpellE>orang dari 34 sekolah
dasar di class=SpellE>seluruh wilayah DKI Jakarta. 

Hasil class=SpellE>dewan juri yang class=SpellE>terdiri dari Kementerian
Lingkungan Hidup, class=SpellE>Dinas Pendidikan class=SpellE>Dasar Propinsi DKI Jakarta, class=SpellE>Dinas Kebersihan class=SpellE>Propinsi DKI Jakarta, dan class=SpellE>Badan Pengelola class=SpellE>Lingkungan Hidup class=SpellE>Daerah Propinsi DKI Jakarta class=SpellE>adalah :

-         
Juara I : Corry FA (SD Dharma Budhi
Bakti)
yang menerima
class=SpellE>hadiah
uang Rp.
1,5 juta berikut class=SpellE>piala dan piagam.

-         
Juara II : Atikah
Hutami (SD Al Ikhlas)

yang menerima hadiah class=SpellE>uang
Rp. 1 juta
berikut piala class=SpellE>dan piagam.

-         
Juara III : Surya
(SD Hati Suci)
 yang
menerima class=SpellE>hadiah
uang Rp.
750 ribu berikut class=SpellE>piala dan piagam.

Juara class=SpellE>Harapan I, II, dan III class=SpellE>berturut-turut adalah Brandon Lotus
(SD Jubilee), Gustaf Eza
Weldy (SD Rawajati), class=SpellE>dan Mutia Syahlena
(SD Pondok Pinang 12).

Lomba Karya Tulis
"Menanggulangi Penipisan
class=SpellE>Lapisan
Ozon di
Atmosfer"

Kegiatan
class=SpellE>lomba
yang dibagi class=SpellE>dalam kelompok class=SpellE>umur A (13 – 15 class=SpellE>tahun) dan kelompok
umur B (16 – 19 tahun)
class=SpellE>berhasil menjaring class=SpellE>sekitar 125 naskah class=SpellE>ke meja panitia.

Hasil class=SpellE>dewan juri dari
KLH, ITB, dan Pusat class=SpellE>Bahasa Indonesia adalah class=GramE> :

Kelompok A

-         
Juara I : Gabriel Tirtawijaya (SLTP class=SpellE>Imanuel, Bekasi) class=SpellE>dengan judul "Lapisan
Ozon di Muka
Bumi"

-         
Juara II : Agatha Dwi
Setiastuti (
style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>SMU St. style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> Ursula, style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Jakarta style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>) style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>dengan style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> judul " class=SpellE>Ozonku Sayang Ozonku
Malang"

-         
Juara III : Maria Meilita
(
SMU St. style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> Ursula, style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Jakarta style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>)   class=SpellE>dengan judul "Terjadinya
Penipisan Ozon class=SpellE>di Atmosfer Bumi".

Kelompok B

-         
Juara I : Rio Ramadhian (SMU Plus Negeri
17,
style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Palembang style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>) dengan judul
"Penanggulangan Penipisan
class=SpellE>Lapisan
Ozon : class=SpellE>Implementasinya di Era class=SpellE>Otonomi Daerah".

-         
Juara II : Bogie Fajar Suciarto
(SMU Negeri 13,
style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Jakarta style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>) style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>dengan style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> judul " class=SpellE>Menyelamatkan Ozon class=SpellE>dengan Pajak"

-         
Juara III : Alexander Arie
Sanata Dharma (SMU Kolese
De Britto, Jogyakarta)
 dengan class=SpellE>judul
"Peranan class=SpellE>Unsur Hidrogen class=SpellE>Sebagai Solusi class=SpellE>Terhadap Penipisan class=SpellE>Ozon di Atmosfer
oleh Unsur Halogen".

Seminar class=SpellE>Nasional dan Pameran
Teknologi

Seminar class=SpellE>Nasional yang bertajuk " class=SpellE>Bebas Bahan Perusak
Ozon Akhir class=SpellE>Tahun 2007: Siapkah style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Indonesia style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>?"diselenggarakan
pada tanggal 16 September
2003 di Auditorium Binakarna
bersamaan dengan class=SpellE>penyelenggaraan Pameran class=SpellE>Produk dan Teknologi
yang Tidak Merusak class=SpellE>Lapisan Ozon.

Seminar class=SpellE>nasional ini dihadiri
oleh sekitar 175 class=SpellE>undangan dari instansi
pemerintah, swasta, LSM,
class=SpellE>dan media class=GramE>massa style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>.  Berbicara
dalam seminar ini antara
lain class=SpellE>adalah Kementerian class=SpellE>Lingkungan Hidup class=SpellE>dan Ditjen Bina
Sarana Pertanian ( class=SpellE>Dep.Pertanian) untuk class=SpellE>topik kebijakan class=SpellE>pencapaian target penghapusan class=SpellE>bahan perusak ozon
di Indonesia pada class=SpellE>tahun 2007, dan class=SpellE>juga tampil KADIN, class=SpellE>Pertamina, dan class=SpellE>Garuda untuk menyuarakan
kepentingan dan class=SpellE>persiapannya menghadapi class=SpellE>tahun 2007 tersebut.

Science Camp

Asdep class=SpellE>Urusan Atmosfer class=SpellE>dan Perubahan Iklim
yang didukung oleh class=SpellE>Proyek Renewal Institutional Strengthening under the Montreal
Protocol – Phase III
bekerjasama class=SpellE>dengan Musyawarah Guru Mata class=SpellE>Pelajaran (MGMP) IPA Fisika/Biologi
SLTP Kodya Jakarta Selatan
class=SpellE>mengadakan kegiatan class=SpellE>kemah ilmiah atau
"Science Camp"bagi pelajar
SLTP se Jakarta Selatan.

Kegiatan style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'> ini class=SpellE>berlangsung pada class=SpellE>tanggal 14 – 16 September 2003 di
Museum Listrik dan class=SpellE>Energi Baru, TMII. style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>  Keseluruhan class=GramE> peserta yang ikut
adalah 300 murid
style='font-size:10.0pt;font-family:Arial'>Para class=GramE> class=SpellE>peserta ini melakukan
penjelajahan alam, class=SpellE>praktek lapangan, class=SpellE>permainan, diskusi class=SpellE>dan menonton pertunjukan
film mengenai perlindungan
class=SpellE>lapisan ozon dan
bahan-bahan perusak class=SpellE>ozon.

HARMONISASI SISTEM PELAPORAN
KEANEKARAGAMAN HAYATI

src="/i/image004.gif" align=left hspace=12 v:shapes="_x0000_s1028"> class=SpellE>Pada class=GramE> bulan Oktober 2002, UNEP
menyelenggarakan workshop di
World Conservation Monitoring Centre (WCMC),
style='font-size:10.0pt;font-family:Arial;color:windowtext;'>Cambridge class=GramE> untuk mempertimbangkan
dan class=SpellE>mengusulkan
upaya class=SpellE>investigasi lebih class=SpellE>lanjut isu-isu class=SpellE>dan prospek mengharmoniskan
dan mengefisienkan class=SpellE>pelaporan nasional class=SpellE>terkait dengan class=SpellE>perjanjian-perjanjian keanekakaragaman
hayati.  Workshop class=SpellE>tersebut mengkaji class=SpellE>ulang beberapa class=SpellE>pilihan tentang class=SpellE>bagaimana pelaporan class=SpellE>nasional dapat class=SpellE>diharmoniskan dan class=SpellE>diefisienkan pada class=SpellE>semua tingkat, class=SpellE>termasuk yang kemudian class=SpellE>disebut dengan class=SpellE>pendekatan modular. 

style='font-size:10.0pt;font-family:Arial;color:windowtext;'>Dengan menggunakan pendekatan
ini, informasi yang class=SpellE>disyaratkan
dalam class=SpellE>laporan tentang class=SpellE>implementasi  konvensi class=SpellE>-konvensi tersebut class=SpellE>akan diuraikan class=SpellE>dalam serangkaian class=SpellE>paket-paket informasi yang class=SpellE>jelas.  class=SpellE>Selanjutnya, lembaga-lembaga class=SpellE>nasional terkait class=SpellE>dan focal point class=SpellE>untuk masing-masing class=SpellE>konvensi menyediakan, class=SpellE>dan memelihara class=SpellE>informasi nasional, class=SpellE>sebagaimana yang dilakukan class=SpellE>sekarang, dalam class=SpellE>modul-modul yang sesuai class=SpellE>dan melaporkannya ( class=SpellE>atau membuat informasi
tersebut dapat class=SpellE>di akses) kepada
sekretariat-sekretariat konvensi
terkait.

Menindaklanjuti workshop di Cambridge, UNEP class=SpellE>membentuk proyek class=SpellE>percontohan (pilot project) di
Ghana, Indonesia, Panama class=SpellE>dan the Seychelles untuk class=SpellE>menguji coba konsep
pengelolaan dan class=SpellE>harmonisasi informasi class=SpellE>dalam konteks pelaporan
nasional terkait class=SpellE>dengan konvensi-konvensi class=SpellE>keanekaragaman hayati global class=SpellE>yaitu Konvensi class=SpellE>Keanekaragaman Hayati – the Convention
on Biological Divesity (CBD), class=SpellE>Konvensi Internasional class=SpellE>Perdagangan Spesies class=SpellE>Langka- the Convention on International Trade in Endangered
Species (CITES), Konvensi Spesies 
Bermigrasi-the Convention on Migratory species (CMS),
Konvensi class=SpellE>Lahan Basah- the Convention on Wetlands
(Ramsar Convention) dan
Konvensi Warisan class=SpellE>Dunia- the World Heritage Convention (WHC).

Links :

- href="/i/view.pdf"> class=SpellE>Harmonisasi Pelaporan class=SpellE>di bidang Keanekaragaman
Hayati (PDF format)