KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Semiloka ini salah satunya membahas pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang harus total mulai dari proses perencanaan, implementasi, monitoring dan review. Termasuk pelibatan dalam memilih pendekatan, strategi, teknologi, lokasi TPA/TPST, dan lainnya. Oleh karena itu hasil studi “Solid Waste Management for Jakarta: Master Plan and Program Development” bagian dari Western Java Environmental Management Project, atau singkatnya dikenal dengan action plan pengelolaan sampah Jakarta 2005-2015 harus dikaji ulang untuk memberi ruang pada parfisipasi masyarakat luas.

Action Plan Pengelolaan Sampah di Jakarta 2005-2015 ini mendapat sambutan luas dari berbagai stakeholder. Pada umumnya peserta menekankan pentingnya -partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hal ini merupakan cermin, bahwa setiap. orang masih memiliki kepedulian terhadap persoalan sampah di Jakarta dan sekitarnya. Juga setiap orang mempunyai kewajiban yang sama dalam pengelolaan sampah, bukan hanya. pemerintah melainkan juga masyarakat, dunia usaha dan komponen lainnya.

Rekomendasi dari Semiloka ini adalah: (i) melakukan review terhadap pelibatan berbagai Stakeholders, dalam pengelolaan sampah di Jakarta, dengan menempatkan partisipasi masyarakat pada level yang paling utama, (ii) melakukan kaji ulang terhadap pemilihan lokasi tempat pembuangan akhir/tempat pengelolahan sampah terpadu (TPA/TPST) yang berdekatan dengan pemukiman penduduk, (iii) menyediakan berbagai alternatif dan kaji ulang penggunaan teknologi penggolahan sampah di Jakarta, hendaknya menekankan teknologi yang ramah lingkungan, tidak menimbulkan pemborosan sumber alam dan sumber dana, melindungi kesehatan, dan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.