KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

dua_oksida_tipe_bergerak.jpgPada tanggal 29 Nopember 2007, Asdep Urusan Standarisasi, Teknologi dan Produk Bersih Kementerian Negara Lingkungan Hidup (MENLH) mengadakan kegiatan Bedah Teknis Klaim Kinerja Teknologi Sistem Kompak Pengolahan Air Limbah Dengan Metode Advanced Oxidation Processes (AOP) Menggunakan Teknologi Plasma. Kegiatan ini diadakan di ruang Kalpataru, KLH Jakarta.

Teknologi Sistem Kompak Pengolahan Air Limbah dengan Metode Advanced Oxidation Processes (AOP)  merupakan teknologi yang menarik perhatian banyak peneliti pengolah limbah dalam beberapa tahun terakhir ini.

Prinsip dari teknologi ini adalah menciptakan oksidasi (oxidant) yang kuat dengan bantuan tenaga listrik (tegangan tertentu dan frekuensi tertentu). Pada intinya oksidator akan digunakan untuk menghancurkan senyawa pencemar yang dapat dihancurkan, antara lain senyawa organik (hidrokarbon, senyawa toksik, minyak, pestisida, zat warna dst.) dan senyawa lain yang dapat dioksidasi.

Tetapi sangat disayangkan teknologi ini mengalami kendala dalam penerapan di skala industri yaitu pada masalah biaya yang masih mahal untuk menghasilkan oksidan tersebut. Dengan kegiatan bedah teknis ini diharapkan kemudian hari teknologi ini bisa menjadi murah.

Teknologi AOP sendiri dapat dijadikan salah satu alternatif teknologi yang dikombinasikan dengan program Cleaner Production. Untuk limbah-limbah tertentu (beban kompleks atau sangat fluktuatif) seperti limbah pabrik tekstil atau limbah elektroplating diperkirakan perlu kombinasi dengan proses lain untuk mendapat effluent optimal.

Teknologi ini secara umum menjanjikan dan perlu dikembangkan lebih lanjut di masa mendatang untuk menghasilkan hasil yang optimal.

Tujuan Bedah Teknis.

hasilnya.jpgSecara umum tujuan Bedah Teknis sendiri adalah (i) Melakukan bedah secara teknis ilmiah mengenai teknologi pengolahan air limbah dengan metode AOP dalam rangka mengklarifikasi klaim kinerja teknologi yang telah disampaikan oleh penyedia jasa. (ii) Memberikan edukasi kepada produsen untuk menyampaikan klaim ramah lingkungan yang dapat dipertanggungjawabkan. (iii) Memberikan edukasi kepada konsumen untuk dapat mencerna klaim teknologi dan produk ramah lingkungan. (iv) Memberikan apresiasi bagi produsen untuk dapat mempertanggungjawabkan klaim teknologi dan produk ramah lingkungan, mengikuti ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan Standar ISO 14021 Tentang Panduan Ekolabel Swadeklarasi.

Beberapa klaim kinerja teknologi AOP yang disampaikan oleh penyedia jasa adalah: (i.) Menurunkan COD (> 95% ), (ii.) Menurunkan BOD (> 95% ), (iii.) Menghilangkan Warna (> 95% ), (iv.) Menghilangkan Bau (> 95% ), (v.) Sterilisasi (> 95% ), (vi) Mengurangi jumlah sludge, (vii.) Menghemat lahan ipal, (viii.)      Efisiensi energi dan o&m, dan (ix.) Daur ulang (air limbah – air bersih)

Pada akhir acara bedah teknis Klaim Kinerja Teknologi AOP, Asdep Urusan Standarisasi Teknologi dan Produksi Bersih menyampaikan sambutan sebagai penutup acara tersebut.

Adapun beliau berpesan bahwa Kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan bukan merupakan ajang promosi produk atau teknologi, melainkan kegiatan ini merupakan kajian aspek teknis ilmiah terhadap klaim yang diajukan oleh produsen atau penyedia teknologi lingkungan tersebut.


Klaim produk teknologi lingkungan untuk teknologi plasma PT. Pasadena Ventures Indonesia bukan merupakan sebuah rekomendasi yang menyatakan produk atau teknologi tersebut ramah lingkungan. Hasil kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan berupa dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan untuk teknologi plasma PT. Pasadena Ventures Indonesia.

Penyedia teknologi tidak menyampaikan hasil kegiatan bedah teknis ini secara tidak lengkap sehingga dapat menyebabkan salah persepsi terhadap informasi kegiatan ini.

Selain itu Asdep Urusan Standarisasi Teknologi dan Produksi Bersih Mengharapkan kepada konsumen dapat Mengembangkan inovasi teknologi yang lebih maju, murah dan ramah lingkungan, karena berdasarkan hasil kajian pakar menyatakan bahwa teknologi plasma ini menjanjikan (diekspor lebih lanjut di masa mendatang). Hal ini dapat membantu UKM dalam melaksanakan pengelolaan lingkungan (harga dapat terjangkau oleh UKM).

Bedah teknis selanjutnya akan diselenggarakan terhadap beberapa produk dan teknologi lain dan akan dibahas oleh beberapa pakar dan peserta bedah teknis sesuai dengan bidang bahasannya.

Sumber:
Asdep Urusan Standarisasi, Teknologi dan Produksi Bersih
u.p. Subbid. Teknologi Berwawasan Lingkungan
Kementerian Negara Lingkungan Hidup
telepon 021-85906167/8584638