KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bekerjasama dengan Jawa Post Institute of Pro Otonomi (JPIP) kembali memberikan perhatian kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur dalam upaya Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Kemajuan Daerah dan Pembangunan Berkelanjutan. Untuk itu, hari ini pukul 08.30 – 14.00 WIB bertempat di Grand City, Diamond Room Lt. 3 dilaksanakan Seminar Nasional oleh Jawa Post Institute of Pro Otonomi (JPIP) yang dihadiri oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Wakil Kepala BP Migas dan Bupati Bojonegoro. Dan pada malam harinya pukul 18.00 – 22.00 WIB dilaksanakan Malam Penganugerahan Otonomi Award 2012 yang dihadiri oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Menteri BUMN, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Gubernur Jawa Timur, Bupati/Walikota se-Jawa Timur, Tokoh masyarakat Jawa Timur, Perwakilan Negara sahabat dan Lembaga Donor.

Sumber Daya Alam (SDA) menjadi tantangan baru hubungan pusat dengan daerah. Muncul gesekan-gesekan di daerah-daerah penghasil kekayaan alam, termasuk migas, seiring menguatnya otonomi daerah dan daerah mendapat bagi hasil. Jawa Timur memiliki daerah-daerah potensi migas seperti Bojonegoro, kabupaten-kabupaten di Madura dan Sidoarjo. Setelah diberlakukannya otonomi daerah, permasalahan non teknis (80%) lebih banyak dihadapi industri hulu migas disanding persoalan teknis (20%). Masalah gesekan migas tersebut menjadi tema seminar Otonomi Daerah.

Menko Perekonomian memaparkan kebijakan besar pemerintah soal SDA. Sedangkan Menteri Negara Lingkungan Hidup yang diwakili Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan menjelaskan tentang Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) dan Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemajuan Daerah. Suara daerah penghasil migas diwakili oleh Bupati Bojonegoro, yang memaparkan upaya yang sudah dilakukan , termasuk membuat perda “local content” yang sempat menjadi polemik. Seminar, merupakan tradisi JPIP sebelum melaksanakan malam penganugerahan Otonomi Awards 2012.

Kabupaten-kabupaten peraih Otonomi Awards 2012 adalah sebagai berikut :

1 Pertumbuhan Ekonomi : Kabupaten Blitar 

Minapolitan Penopang Pertumbuhan Ekonomi

2 Pemerataan Ekonomi : Kabupaten Madiun 

Integrasi Gerakan Kasepo Entas Kemiskinan

3 Pemberdayaan Ekonomi : Kabupaten Lamongan 

Perempuan Produktif

4 Partisipasi Publik : Kota Probolinggo 

Konggres Abang Becak Lengkapi Musrenbang Kota

5 Akuntabilitas : Kabupaten Malang 

Sistem Penanganan Komplain Integratif

6 Pelayanan Pendidikan : Kota Malang 

Posko Peduli Pendidikan Layani Sekolah 4 M : Mutu, Murah, Mudah dan Merata

7 Pelayanan Kesehatan : Kabupaten Pamekasan 

Dokter Terjun ke Desa

8 Pelayanan Administrasi : Kabupaten Ponorogo 

Kemitraan Layanan Admindukcapil dengan PT Pos & Rumah Sakit

9 Parameter Sanitasi : Kota Blitar 

Gerakan Perubahan Perilaku Sanitasi

10 Parameter Lingkungan : Kabupaten Jombang 

Jaga Tanggul : Pengamanan Tanggul Sungai Brantas Berbasis Partisipasi Masyarakat

11 Grand Cattegory Region in Leading Breakthrough on Economic Development : Kabupaten Madiun
12 Grand Cattegory Region in Leading Breakthrough on Political Performance : Kabupaten Malang
13 Grand Cattegory Region in Leading Breakthrough on Public Service : Kota Malang

 

Informasi lebih lanjut:

Drs. MR. Karliansyah, MSi,
Deputi II MenLH Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan,
Kementerian Lingkungan Hidup,
Tlp/Fax: (021) 85904933,
email: humas@menlh.go.id