KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Program bahan bakar gas telah dicanangkan sejak tahun 1996 di Semarang bersamaan dengan pencanangan Program Langit Biru. Dalam pelaksanaannya program bahan bakar gas tersebut tidak menunjukan hasil yang diharapkan. Hal ini ditunjukan dengan semakin menurunnya jumlah kendaraan yang menggunakan BBG yang pernah mencapai 6.600 unit pada tahun pertama sejak dicanangkan Program Langit Biru kemudian menurun menjadi 4600 pada tahun 2001 dan semakin menurun pada tahun-tahun berikutnya sehingga tinggal ratusan unit.

Menurut perhitungan yang telah dilakukan oleh tim BBG Nasional akhir Juni 2003, Indonesia memiliki cadangan gas sekitar 168.15 trilyun kaki kubik pada tahun 2001. Untuk itu sudah selayaknya bahan bakar gas dijadikan sebagai alternatif energi bagi sektor transportasi. Disamping itu impor BBM semakin meningkat disebabkan oleh terbatasnya cadangan minyak dan meningkatnya konsumsi BBM oleh kendaraan bermotor sehingga menyebabkan tingkat pencemaran udara di kota-kota besar semakin tinggi.

Dari pengalaman negara-negara lain yang menggunakan bahan bakar gas seperti Jepang dan negara-negara eropa, penggunaan bahan bakar gas mendapat dukungan yang besar dari pemerintah. Disamping itu juga agar program bahan bakar gas dapat sustainable, pemerintah memberikan subsidi mulai harga yang kompetitif dibandingkan bahan bakar minyak lainnya. Seminar ini diarahkan untuk memperkuat komitmen pemerintah, swasta dan masyarakat dalam mengatasi pencemaran udara di kota-kota besar yang semakin mengkawatirkan. Melalui kajian yang dilakukan oleh Tim Gas Nasional, penggunaan bahan bakar gas dapat dijadikan program prioritas untuk mengatasi pencemaran udara di kota-kota besar dengan dukungan Pemerintah dan seluruh stakeholder lainnya.

Kementerian Lingkungan Hidup bekerjasama dengan JICA akan menyelenggarakan Seminar Bahan Bakar Gas untuk Transportasi pada :
Hari/tanggal : Rabu, 10 Desember 2003
Tempat : R. Terumbu Karang, Gedung C Lt. 2
Kementerian Lingkungan Hidup
Jl. DI Panjaitan 24, Jakarta Timur

Informasi Lebih Lanjut :
Asdep. Urusan Emisi Kendaraan
Tlp. 85911207