KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Agenda Seminar Asdep Peraturan Perundang-undangan dan Perjanjian Internasional dan United Nations Industrial Development Organization pada tanggal 21 September 2006 bertempat di Hotel Nikko Jakarta menyelenggarakan seminar tentang Pengembangan Pertimbangan Pengesahan Konvensi Stockholm tentang Bahan Pencemar Organik Polutan yang Persisten.

Acara yang berlangsung sehari dibuka oleh Asisten Deputi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa (Inar Ichsana Ishak S.H.,LL.M.) yang mewakili Deputi V bidang Penaatn Lingkungan. Seminar dihadiri oleh berbagai kalangan yang mewakili kepentingan dan keterkaitan dengan materi seminar yang sedang berlangsung seperti akademisi, peneliti, pengusaha, industri bahan kimia, asosiasi industri, departement terkait, dan wartawan yang secara keseluruhan mencapai 65 orang.

Materi penyelengaraan berisikan tentang paparan perkembangan Konvensi Stockholm oleh Akos Koszegvary, Associate Industrial Development Officer dari UNINDO yang mengisi panel pagi. Materi kedua mengenai Bahan Pencemar Organik yang Persisten dan Bahan Kimia Berbahaya Lainnya dipresentasikan oleh Dr. Budiawan, Direktur Pusat Kajian Risiko dan Keselamatan Lingkungan Universitas Indonesia. Materi ketiga mengenai Kebijakan Nasional Penanganan Bahan Kimia disampaikan oleh Ir. Ilham Malik, M.Sc, Asisten Deputi Urusan Administrasi Pengendalian Limbah B3 Kementerian Negara lingkungan hidup yang diwakili oleh saudara, diah wati, S.T, Materi keempat mengenai Persyaratan pengesahan Perjanjian internasional dipresentasikan oleh Damos Dumoli Agusman , S.H., M.A., Direktur Perjanjian Ekonomi dan Sosial Budaya Departemen Luar Negeri. materi kelima mengenai Pertimbangan Pengesahan dalam Rangka Ratifikasi Konvensi Stockholm disampaikan oleh Tris Mardiyanti, S.H., CES, Kepala Bidang Analisa Perjanjian dan Ratifikasi.

Seminar ini menyepakati berbagai hal diantaranya adalah Naskah Pertimbangan Pengesahan Konvensi Stockholm, mendesak diratifikasinya Konvensi Stockholm, dan sosialisasi Konvensi kepaa Stekeholder.

Informasi Lebih lanjut:

Asdep Urusan Pengembangan Peraturan
Perundang-undangan dan
Perjanjian Internasional
Kementerian negara Lingkungan Hidup