KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

DSC_9645

Jakarta, 29 Oktober 2014. Hari ini dilaksanakan Serah Terima Jabatan dari Menteri Lingkungan Hidup pada Kabinet Indonesia Bersatu II, Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Kabinet Kerja, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Hadir dalam acara Serah Terima Jabatan antara lain Bapak Emil Salim, Bapak Sarwono Kusumaatmadja, Bapak Rachmat Witoelar, Ibu Erna Witoelar, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Para Pejabat dan pegawai di lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan para mitra kerja.

Dalam sambutan acara Serah Terima Jabatan, Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA mengungkapkan rasa bahagianya bertugas di Kementerian Lingkungan hidup yang dapat menyelesaikan berbagai upaya dengan capaian baik. Hal ini dikarenakan banyaknya dukungan dari banyak pihak termasuk para mantan Menteri Lingkungan Hidup. Apresiasi disampaikan kepada pejabat dan karyawan KLH serta menyatakan akan kembali ke kampus.

Ada 4 capaian pokok selama kepemimpinan Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA (2011 – 2014) :
1. Memastikan terkendalinya laju pencemaran, salah satunya dengan penyelesaian berbagai peraturan seperti Peraturan Pemerintah (PP) No. 27 Tahun 2012 tentang Ijin Lingkungan, PP No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga dan PP tentang Pengelolaan Limbah B3 serta Peraturan Menteri LH sebanyak 52 buah.

2. Penurunan laju kerusakan lingkungan dan ekosistem, dengan antara lain penyelesaian :
a. PP No. 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekoregion Gambut;
b. 2 Perpres terkait Perubahan Iklim, yaitu Perpres No. 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca, serta Perpres No. 71 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional.
c. 16 Peraturan MenLH terkait dengan Pengendalian Kerusakan dan Perubahan Iklim.

3. Memastikan peningkatan pelayanan publik dan peningkatan kapasitas, baik bagi aparat pemerintah maupun bagi komponen masyarakat; dengan pembentukan fasilitas unit pelayanan satu atap serta meningkatnya Kapasitas Aparat Pemerintah dan Masyarakat : SDM dan kelembagaan lingkungan.

4. Penguatan kerjasama, baik melalui kerjasama multilateral, regional, maupun bilateral dengan
a. Ratifikasi Protokol Nagoya melalui UU No. 11 Tahun 2013 tentang Akses Sumber Daya Genetik;
b. Ratifikasi Konvensi Rotterdam melalui UU No. 10 Tahun 2013 mengenai perdagangan internasional bahan kimia berbahaya dan beracun
c. Penandatanganan Konvensi Minamata
d. Ratifikasi Pengesahan Asap Lintas Batas (AATHP)
Beberapa capaian yang diperoleh KLH hingga penghujung 2014, yaitu:
1. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk Laporan Keuangan KLH Tahun 2011, 2012, dan 2013.
2. Peringkat ke-2 Instansi Pusat dengan Indeks Integritas Pelayanan Publik Tertinggi dari KPK.
3. Peringkat Hijau dari Bappenas, UKP4 dan Komisi Ombudsman.
4. Piagam Penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara.
5. Peringkat Pertama penilaian Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
6. Penghargaan dari UNEP/Montreal Protocol Secretariat untuk Kinerja Indonesia dalam Penghapusan Bahan Perusak Ozon (BPO).
7. Penghargaan dari UNEP atas prakarsa Indonesia dalam Kerangka 10 Tahun Pelaksanaan Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan (Sustainable Consumption & Production)

Selanjutnya Menteri Lingkungan dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, dalam sambutan Serah Terima Jabatan mengatakan “Isu lingkungan hidup saat ini menjadi evolutif yang menjadi isu politik yang setara dengan isu ekonomi. Penyatuan dua kementerian ini lingkungan hidup dan kehutanan akan secara politis menjawab masalah-masalah yang dipersoalkan publik sama penting dengan isu ekonomi dan politik lainnya.”
Lebih lanjut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Kabinet Kerja ”Apa yang telah dikerjakan oleh KLH pada masa Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA, akan kita lanjutkan. Tiga hal besar yang akan dilakukan yaitu (1) Kampanye informasi publik tentang isu lingkungan; (2) Perizinan yang mudah, cepat dan jelas, serta (3) Regulasi.”. Beliau juga menyampaikan bahwa urusan penyatuan dua kementerian ini akan diselesaikan dalam waktu dua bulan.

 

Profil Menteri Lingkungan dan Kehutanan Republik Indonesia

Tahun 2014-2019

Nama  
Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc

NIP
195608281979122001

Tempat, Tanggal Lahir
Jakarta, 28 Agustus 1956

Agama
Islam

Pengalaman Kerja Sebelum Menjadi Menteri
Pengajar Pada Program Oasca Sarjana Institut Pertanian Bogor

Alamat:
Komleks Legenda Wisata – Cibubur Bogor

Pendidikan Kesarjaan:
S-1   IPB 1979
S-2  International Institute for Aerospace Survey and Earth Sciences (ITC) Enschede, Belanda 1988
s-3  Institut Pertanian Bogor, Koloborasi dengan Segen University, Jerman 1998

Riwayat Kepangkatan terakhir:
Pembina Utama IV/e  2004
Lektor Madya 1 Desember 2000

Riwayat Jabatan:
Sekjen DPD RI 2006-2013
Ketua Komite Investasi dan Manajemen Resiko Pusri 2011-2015
Sekjen Depdagri 2001-2005
Pelaksana Manajemen Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri (STPDN) 2003-2004
Tenaga Pengajar Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kopertis wilayah III 2001-sekarang
Kepala Biro Perencanaan Depdagri 1998-2001
Wakil Ketua Bappeda Th.1 Pemda Lampung 1996-1998

Informasi dan sumber lebih lanjut:

http://www.sitinurbaya.com/profilku

http://www.menlh.go.id