Sidang Penilaian Dokumen ANDAL, RKL dan RPL Kegiatan Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi

Komisi Penilai Amdal Pusat Pembahasan Dokumen ANDAL, RKL dan RPL Kegiatan Pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV (Sutet 500 kV) Paiton-Gilimanuk Di Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jembrana, Buleleng, Propinsi Bali oleh PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara 17 Maret 2005 Komisi [...]

23 Mar 2005 11:51 WIB

Komisi Penilai Amdal Pusat Pembahasan Dokumen
ANDAL, RKL dan RPL Kegiatan Pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 500
kV (Sutet 500 kV) Paiton-Gilimanuk Di Kabupaten Probolinggo, Situbondo,
Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jembrana, Buleleng, Propinsi Bali
oleh PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa, Bali dan Nusa
Tenggara

17 Maret 2005

Komisi Penilai
AMDAL Pusat Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tanggal 17 Maret 2005 
telah membahas ANDAL, RKL dan RPL kegiatan pembangunan SUTET kV Paiton
–Gilimanuk. PT. PLN (Persero), selaku pemrakarsa kegiatan, merencanakan akan
membangun jaringan SUTET 500 kV sepanjang 131,54 km (2400 m akan melewati selat
Bali) terdiri dari 341 tower dengan 2 tower khusus tipe PAA setinggi 323 m dan
tipe PFF yang didirikan di Watudodol dan Lampu Merah. Pembangunan SUTET ini akan
melewati wilayah Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten
Banyuwangi, Taman Nasional Baluran, Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten Buleleng,
Propinsi Bali. Luas tanah yang dibutuhkan untuk pembangunan SUTET 500 kV adalah
323,799 m
2.
Lahan
yang dipergunakan untuk pembangunan SUTET 500 kV dikawasan Taman Nasional
Baluran dan Bali Barat tidak dilakukan pembebasan lahan tetapi dengan melakukan
program pinjam pakai dengan pemberian kompensasi dan rehabilitasi kawasan.

Isu pokok yang
perlu mendapat perhatian antara lain :

-  
Potensi
terjadinya konflik sosial kaitannya dengan pembebasan lahan karena adanya
ketidakpuasan dalam proses ganti rugi lahan;

-  
Berkurangnya
indeks keanekaragaman hayati dan satwa langka yang berada di Taman Nasional
Baluran dan Taman Nasional Bali Barat akibat dari kegiatan pembersihan tapak
tower (land clearing)  dan
pengoperasian SUTET 500 kV;

-  
Potensi
terjadinya penurunan kualitas udara akibat peningkatan kadar debu dan
peningkatan kebisingan yang diakibatkan oleh kegiatan mobilisasi peralatan dan
kegiatan konstruksi;

-  
Keresahan
Masyarakat akibat dari pengoperasian SUTET 500 kV akan menyebabkan penurunan
nilai jual tanah; 

-  
Kegiatan
penyaluran tenaga listrik akan menyebabkan terjadinya medan magnet dan medan
listrik yang akan menyebabkan gangguan kesehatan bagi masyarakat yang berada di
tapak tower ;

-  
Potensi
terganggunya aktifitas keagamaan di Pura Tirta Segara Rupek yang terletak 100 m
dari Taman Nasional Barat;

-  
Potensi
terjadinya konflik/keresahan sosial yang bersumber dari penerimaan tenaga kerja
dan interaksi ;

Rapat Komisi
penilai AMDAL Pusat menyepakati beberapa hal yang menjadi perhatian diantaranya
masih perlu mengkaji potensi bahaya petir dan emergency response 
terhadap masyarakat yang berada di sekitar menara , mengkaji terhadap
keberadaan satwa langka di Taman Nasional Bali, dan melakukan koordinasi dengan
pemerintah daerah Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Buleleng dalam menentukan
rencana lokasi menara transmisi kaitannya dengan keberadaan pura.

Apabila ada
saran dan masukan mengenai ANDAL, RKL & RPL yang sedang dibahas ini, mohon
disampaikan kepada :

Sekretariat
Komisi Penilai AMDAL Pusat Kementerian Lingkungan Hidup,
Gedung A
Lantai 6
Jln. DI
Panjaitan Kav 24 Jakarta 13410,
Fax :
021-85906168 atau melalui email : amdal@menlh.go.id

Kerjasama

  • Luar Negeri
  • Dalam Negeri
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
Sex izle Film izle Hd Film izle Seo Danışmanı