KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA




Pada tanggal 23 – 24 April 2003 telah berlangsung Sosialisasi
Penanggulangan Pencemaran Limbah Industri Kecil di Sukabumi – Jawa Barat. Tujuan
kegiatan tersebut adalah sosialisasi dalam rangka penanggulangan pencemaran
dan kerusakan lingkungan akibat usaha kecil melalui penerapan produksi bersih
dan memanfaatkan limbah yang dihasilkan pada agro industri skala kecil, memberikan
pemahaman tentang penegakan hukum lingkungan bagi pelaku kegiatan serta memperkenalkan
penerapan produksi yang memenuhi standar kesehatan. Peserta yang hadir dalam
kegiatan ini sebanyak 45 orang aparat pemerintah Kabupaten Sukabumi yang berasal
dari berbagai instansi dan pengrajin tahu tempe, tepung aren, tapioka, manisan,
sale pisang dan pengolahan ikan.

Kegiatan ini didahului oleh laporan ketua panitia pelaksana
yaitu Kabid. Pengawasan dan Pengendalian, BLH Kab. Sukabumi yang kemudian dilanjutkan
dengan sambutan Kepala BLH Kab. Sukabumi yang sekaligus membuka secara resmi
kegiatan sosialiasi penanggulangan pencemaran limbah usaha kecil melalui penerapan
produksi bersih. Selanjutnya paparan tentang kebijakan KLH dalam Penanggulangan
Pencemaran Limbah Usaha Kecil khususnya untuk agro industri skala kecil disampaikan
oleh Asdep Urusan Limbah Usaha Kecil – KLH, Penegakan hukum lingkungan disampaikan
oleh staf Asdep Penegakan Hukum Lingkungan – KLH, Penyelesaian kasus tindak
pidana lingkungan hidup disampaikan oleh Kejaksaan Negeri Cibadak, Penyelesaian
kasus perdata melalui class action disampaikan oleh Pengadilan Negeri Cibadak,
Penerapan produksi bersih dan pemanfaatan limbah agro industri oleh praktisi
dari Fakultas Teknologi, IPB dan dilanjutkan dengan diskusi.

Dari hasil diskusi dapat disimpulkan bahwa masyarakat/perorangan
yang melakukan pencemaran lingkungan dan berpotensi merugikan masyarakat luas
dapat dikenakan sanksi. Untuk menekan jumlah limbah yang dihasilkan sehingga
dapat mengurangi dampak pencemaran maka para pengrajin dianjurkan untuk mencoba
menerapkan produksi bersih dengan menggunakan cara dan pengetahuan para pengrajin
sendiri dalam menjalankan usahanya.
Kegiatan ini disambut baik oleh penyelenggara dan peserta, terutama para pengrajin
karena dengan adanya teknologi pemanfaatan limbah maka mereka dapat memanfaatkan
limbah usahanya untuk membuat produk yang menarik sehingga dapat meningkatkan
penghasilan.

Informasi Lebih Lanjut:
Sdri . Danni
Staf Asisten Deputi Urusan Informasi
Jl. D.I. Panjaitan Kav. 24, Kebon Nanas. Jakarta 13410.
Telp.(021) 8580081