KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA





SAMBUTAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP PADA ACARA SOSIALISASI PENGEMBANGAN PELAYANAN
JASA SARANA PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN (SARPEDAL)

Bapak-bapak dan hadirin yang saya hormati

Assalammu’alaikum Warrohmatullohi Wabarokatuh

Salam sejahtera bagi kita semua Rasa syukur kita panjatkan kehadirat Allah
Swt, bahwa pada hari ini kita dapat bertemu dalam keadaan sehat walafiat, dan
dalam suasana penuh kebahagiaan Kita juga selalu berdoa Yang Maha Pengasih dan
Penyayang, semoga selalu diberikan keselamatan lahir batin, dan diberikan kekuatan
dalam menghadapi permasalahan kehidupan yang dialami oleh bangsa kita saat ini.

Hadirin yang berbahagia Salah satu tugas pokok Kementerian Lingkungan Hidup
adalah membantu Presiden dalam pengendalian dampak lingkungan yang meliputi
pencegahan dan penanggulangan pencemaran dan kerusakan kualitas lingkungan sesuai
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam pengelolaan lingkungan, kegiatan
pemantuan memegang peranan penting, dimana hasil pemantauan dapat merupakan
dasar informasi dalam menentukan
kualitas lingkungan serta sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijaksanaan
pengelolaan dan pengendalian dampak lingkungan. Hasil
pemantauan akan memberikan informasi faktual tentang kondisi lingkungan masa
sekarang dan kecenderungan masa lalu sehingga dapat ditetapkan. Program Pengelolaan
Lingkungan Hidup yang akan diterapkan.

yang saya hormati,Untuk menunjang upaya pengelolaan lingkungan dibutuhkan sarana
pokok laboratorium lingkungan yang dapat menghasilkan data pemantuan kualitas
lingkungan, yang absah dan tak terbantahkan, serta harus dapat dipertanggungjawabkan
baik secara hukum maupun ilmiah. Pada saat ini, Kantor Kementerian Lingkungan
Hidup sedang menyoroti dan terus memproses kasus-kasus lingkungan hidup terutama
kasus-kasus yang terkait dengan operasi perusahaan. Dalam hal mengatasi masalah
pelanggaran lingkungan dan mendorong penegakan hukum, maka beberapa langkah
telah ditempuh. Peraturan-peraturan hukum telah tersedia, penunjukan Hakim dan
Jaksa untuk menangani kasus-kasus lingkungan telah dilakukan, kini dibutuhkan
suatu sarana yang dapat mendukung pembuktian atas terjadi pelanggaran peraturan
yang berlaku melalui pengujian laboratorium.

Hadirin yang terhormat, Pada hari ini kita berkumpul di Serpong yang memiliki
Saranan Laboratorium Lingkungan yang telah terakreditasi dengan kemampuan dan
tenaga terlatih dan berpengalaman yang diharapkan dapat menunjang program pemantuan
lingkungan dan penegakan hukum bagi kita semua sehingga dilaksanakannya acara
pada hari ini.

Sarana
pengendalian dampak lingkungan (Sarpedal), yang dahulu lebih terkenaldengan
Pusarpedal atau Environmental Management Center (EMC), adalahmerupakan satu-satunya
unit kerja di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang memiliki berbagai
sarana laboratorium lingkungan. Bantuan yang diberikan oleh pihak Jepang melalui
JICA dalam membangun seluruh fasiltas Sarpedal di kawasan ini sejak tahun 1993,
menunjukan komitmennya yang kuat dalam upaya pemantauan kualitas lingkungan
di Indonesia. Hal ini perlu diberikan apresiasi yang tinggi bahkan dengan dilanjutkannya
kerjasama JICA-Indonesia tersebut melalui Decentralized Environment Management
System (DEMS) atau EMC tahap II hingga tahun 2006.

Hadirin yang berbahagia,

Kita menyadari, bahwa peralatan laboratorium yang sedemikian canggih tak akan
berarti apa-apa tanpa didukung oleh kapasitas sumberdaya manusia yang baik dan
pendanaan operasional yang memadai. Mengingat kita tidak dapat berharap terus
menerus dari bantuan pihak asing ataupun negara-negara sahabat, dan menyadari
pula keterbatasan anggaran pemerintah dewasa ini, secara perlahan-lahan diharapkan
Sarpedal mampu mengembangkan pelayanan jasa laboratorium lingkungannya baik
dari aspek teknis maupun menajemennya, tanpa mengurangi peran dan fungsinya
sebagai laboratorium rujukan.

Hal ini perlu dicermati, mengingat pendanaan operasional khususnya dalam pemeliharan
peralatan laboratorium tersebut membutuhkan pembiayaan yang tidak kecil. Dengan
keluarnya surat keputusan Menteri Keuangan RI, terbukalah peluang bagi Sarpedal
untuk dapat menunjukan komitmen pelayanannya pada seluruh masyarakat luas, yang
selama ini juga telah berjalan. Ketepatan, keakuratan dan keabsahan hasil pengujian
parameter kualitas lingkungan tentunya akan menunjukkan kredibilitasnya.

Disisi lain, walaupun tidak seluruh hasil jasa dapat dimanfaatkan, karena harus
langsung diserahkan pada Kantor Perbendaharaan Negara (KPN), 87 persen dana
yang dapat dimanfaatkan seyogianya dikonsentrasikan pada penggatian bahan kimia
terpakai, pemeliharaan peralatan, dan operasional pelayanaan jasa itu sendiri.
Hal ini tentunya diharapakan dapat mengurangi beban pembiayaan secara keseluruhan
Sarpedal.

Hadirin yang berbahagia, Pada hari ini, ijinkanlah saya menekankan kembali
perlunya Sosialisasi Pelayanan Jasa Sarpedal</i></b> pada seluruh
masyarakat luas, disatu sisi berupaya menginformasikan secara aktif apa yang
kita miliki pada masyarakat, apa yang kita bisa berikan walaupun dengan keterbatasan,
pengembangan kerjasama yang saling menguntungkan. Dan disisi lain, harus memacu
kita untuk mampu meningkatkan kapabilitas kita, profesionalisme dan rasa tanggungjawab
dalam melakukan pelayanan pada masyarakat.

Pada hari ini pula, saya secara khusus menyampaikan terima kasih pada Bapedalda
Propinsi Banten yang telah bersedia melakukan kerjasama dengan Deputi VII Kementrian
Lingkungan Hidup guna mengembangkan langkah-langkah dalam mengatasi permasalahan
lingkungan hidup di wilayah ini.

Akhir kata, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan penghormatan yang
tinggi bagi ibu dan bapak sekalian atas perhatian dan kehadirannya dalan acara
ini. Untuk itu, Secara Resmi Acara Sosialisasi Pelayanan Jasa Sarana Pengendalian
Dampak Lingkungan ini saya Canangkan.

Wassalammu’alaikum Wr. Wb.

Nabiel Makarim