KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Surabaya,  22 Maret 2014. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan Program “From Learning to Living” hari Sabtu, 22 Maret 2014. Walikota Surabaya Tri Rismaharini mencanangkan secara resmi Kota Surabaya menuju Kota SCP/Sustainble Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan) dengan implementasi awal Pola Konsumsi Hijau di rumah tangga. Sekitar 200-250 keluarga di Kota Surabaya akan dipilih dan dibimbing untuk menerapkan pola konsumsi hijau. Di Bulan November akan diberikan penghargaan bagi keluarga-keluarga yang telah sukses melaksanakan pola konsumsi hijau (Green Family) beserta penghargaan-penghargaan lainnya. Program ini didukung oleh Proyek Sustainable Consumption and Production (SCP) Switch Asia Uni Eropa.

Dalam Sambutan Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis dan Peningkatan Kapasitas KLH, Dr. Henri Bastaman, MES yang disampaikan oleh Asisten Deputi Standarisasi dan Teknologi KLH, Noer Adi Wardojo “Kementerian Lingkungan Hidup memberikan selamat kepada Kota Surabaya yang telah menjadi pelopor dan barometer di Indonesia. Aksi SCP ini bersinergi dengan Aksi Adipura, Adiwiyata, Aksi Perubahan Iklim yang telah dan sedang dilaksanakan Kota Surabaya. KLH dan Project SWITCH siap mendukung Kota Surabaya dalam pelaksanaan aksi SCP tersebut.”

From Learning to Living” Kota SCP juga berisi program-program pola konsumsi hijau lainnya untuk mendukung terimplementasinya kebiasaan berpola hidup hijau di masyarakat. Salah satunya adalah kampanye di retail-retail untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produk-produk ramah lingkungan (hijau) serta mendorong tersedianya lebih banyak produk hijau di retail. Memilih produk yang ramah lingkungan adalah langkah pertama dalam konsumsi hijau.

Selain bergerak langsung di level konsumen untuk membentuk kebiasaan pola konsumsi hijau, juga diadakan program-program dukungan implementasi  produksi dan konsumsi berkelanjutan di pemerintah dan industry. Surabaya merupakan pilot implementasi Green Public Procurement, yaitu pengadaan pemerintah yang memperhatikan kriteria-kriteria produk hijau. Kebijakan ini akan mendorong penerapan produksi yang berkelanjutan di industri serta tersdianya produk ramah lingkungan lebih banyak di pasar konsumen.

Di industri, dukungan penerapan Eco/Green Hotel juga diberikan untuk hotel-hotel di Surabaya. Kementerian Lingkungan Hidup telah meluncurkan “Panduan Penerapan Green Hotel”. Seminar “Manajemen Ramah Lingkungan untuk Hotel” telah dilaksanakan bulan Februari lalu dan dilanjutkan dengan pelatihan-pelatihan penerapan eco hotel pada 19-20 Maret lalu. Selain pembinaan terhadap hotel, KLH akan segera melakukan pembinaan kepada industri manufaktur di Surabaya tentang penerapan Produksi Bersih, eco-efisiensi dan Teknologi Ramah Lingkungan sehingga mampu menghasilkan produk yang ramah lingkungan, yang terukur, terverifikasi dan mengikuti Sistem Ekolabel Indonesia sesuai PermenLH no. 02 Tahun 2014 tentang Pencantuman Logo Ekolabel.

Teknis Pelaksanaan “From Learning to Living” di Keluarga
Keluarga-keluarga yang akan dibina menjadi “Green Family” dipilih dari keluarga anak-anak yang bersekolah di sekolah-sekolah yang telah berhasil menerapkan program “Energy Challenge”, yaitu gerakan penghematan energy terukur yang dilaksanakan Tunas Hijau di seluruh Surabaya. “Energy Challenge” telah dilaksanakan sejak tahun 2011 diikuti oleh 230 sekolah dan tahun 2013 telah diintegerasikan pada program “Eco School” yang diikuti 1205 sekolah.

Keluarga-keluarga yang terpilih akan dibimbing untuk menjadi Green Family berdasarkan indikator-indikator sederhana konsumsi hijau terkait penggunaan energy, penggunaan produk-produk hijau, serta pembuangan sampah di rumah tangga. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara regular. Keluarga-keluarga tersebut juga didorong untuk dapat mensosialisasikan implementasi pola konsumsi hijau di lingkungan sekitarnya, melalui kegiatan road show yang dilaksanakan secara bergiliran setiap bulan. Kegiatan road show akan dikemas lebih menarik dan bersifat hiburan (entertaining campaign). Untuk meningkatkan sosialisasi, perkembangan pelaksanaan program ini akan selalu diinformasikan kepada masyarakat melalui media social dan media-media massa dalam bentuk cerita-cerita dan foto-foto menarik, baik oleh penyelenggara maupun oleh keluarga-keluarga tersebut.

Di Bulan November 2014, akan dilaksanakan pemberian penghargaan bagi 3 keluarga terbaik, 3 sekolah terbaik, dan 3 cerita serta foto terbaik, serta penghargaan-penghargaan kategori khusus lainnya. Penghargaan akan diserahkan oleh Wali Kota Surabaya. Juga akan dilaksanakan serah-terimakan program / strategi lengkap pelaksanaan “From Learning to Living: Kota SCP” dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada Pemerintah Kota Surabaya.

Informasi lebih lanjut hubungi:

Ir. Noer Adi Wardojo, MSc,
Asisten Deputi Standarisasi dan Teknologi Lingkungan,
Kementerian Lingkungan Hidup,
Telp/Fax. 021 – 8584638,
email: humaslh@gmail.com

Christine Effendy,
Project Manager Sub-Project 05 SCP Switch Asia Indonesia,
Telp. 0815 110 399 89,
Email: christine.effendy@amcconsult.com