KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Taman Situ Lembang, taman kota seluas kurang lebih satu hektar yang terletak di Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. Dekat rumah pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Setiap hari, taman ini ramai didatangi warga masyarakat. Disiang hari yang banyak berdatangan adalah remaja berseragam sekolah, karyawan yang beristirahat makan siang, suami istri beserta anak-anak mereka, bahkan ada pula yang mencari rejeki dengan memancing ikan.

Sebagian besar pengunjungnya memang adalah pasangan yang sedang dilanda cinta, rombongan ABG (anak baru gede), atau lelaki iseng yang mencari pasangan.

Apa keistimewaan Taman Situ
Lembang, sehingga begitu banyak memikat orang dari berbagai kalangan usia?

Secara fisik, Taman Situ Lembang biasa-biasa saja. Yang membuatnya unik di taman ini terdapat sebuah situ (danau) lumayan lugs yang sebagian permukaannya dihiasi bunga teratai dan air mancur. Selain itu, juga letaknya di jantung Ibukota Jakarta dan di lingkungan permukiman bersejarah Menteng yang banyak ditinggali oleh tokoh nasional.


Entah sejak kapan, Taman Situ Lembang menjadi daya tarik wisata. Namun, promosi dari mulut ke mulut membuat orang dari berbagai
kalangan usia, profesi, dan tingkat sosial, secara rutin mengunjungi taman Taman Situ Lembang, peraih anugerah aspek lingkungan hidup ini. Tak peduli hari libur atau bukan, jalan di seputar taman ini dipadati berbagai jenis dan merek kendaraan. Banyak penggemar otomotif yang telah memodifikasi mobilnya secara unik nongkrong di sini.

"Taman Terbaik" se Indonesia dalam Maklum, di samping dapat menikmati udara bersih di tengah kesejukan pepohonan, pengunjung dapat menikmati bermacam jenis makanan yang dijajakan di seputar taman. Mulai dari nasi goreng, ketoprak, lontong, sate, roti bakar, gado-gado, rujak, juice, dan aneka minuman ringan lainnya berajar di sini. Bersantap di bawah pohon rindang sambil menyaksikan gemercik air tejun di tengah air danau yang tenang, tentu pengalaman langka di jantung Jakarta ini.

Orang tua yang membawa anaknya tak perlu takut kekurangan hiburan. Mereka dapat rnelepas anak-anak bermain ayunan, berseluncur, atau bercanda dengan ratusan burung dara yang sengaja dipelihara oleh Dinas Pertamanan DKI Jakarta.

Paulus Londo

Sumber:
Koran Suara Akar Rumput
Edisi 18-24 Juni 2009