KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Siaran Pers

Jakarta, 25 Mei 2004 – Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, Kementerian Lingkungan Hidup bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) pada hari ini mengadakan seminar internasional dengan topik “The Implementation of the Corporate Social Responsibility: A Debate for CFO’s, Public Reporting and Financial Institution”.

Seminar ini membahas akuntansi lingkungan atau tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) dari berbagai sumber. Selain itu juga dibahas perkembangan terkini pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan di dunia, isu standar akuntansi keuangan yang terkait dan arah kebijakan pasar modal yang terkait dengan pengungkapan masalah-masalah lingkungan hidup.

Seminar ini dilatarbelakangi oleh kondisi Indonesia saat ini yang tingkat kepedulian terhadap kelestarian lingkungannya masih memprihatinkan. Untuk itu, pihak manajemen ditantang untuk mengembangkan dan menerapkan akuntansi lingkungan, pengelolaan informasi dan tatacara pelaporan dan prosedur untuk menghitung dan mengkomunikasikan kinerja dari keberlangsungan perusahaan.

Akuntansi untuk keberlangsungan perusahaan dan pelaporan mengenai kontribusi perusahaan dalam rangka pembangunan berkelanjutan adalah isu yang paling penting dalam akuntansi perusahaan. Dalam konteks ini, pihak manajemen berkewajiban untuk memasukkan isu-isu sosial dan mengintegrasikan seluruh dimensi pembangunan berkelanjutan (isu ekonomi, sosial dan lingkungan) ke dalam pengukuran kinerja keberlangsungan perusahaan untuk kepentingan internal dan eksternal. Perusahaan harus sadar bahwa menjadi perusahaan yang ramah lingkungan secara proaktif akan lebih murah dibandingkan dengan tidak memperhitungkan aspek lingkungan.

Pada awalnya perusahaan harus menginvestasikan teknologi baru atau mengembangkan sumber daya manusia untuk meningkatkan efisiensi, tetapi untuk jangka panjang perusahaan bukan saja lebih dapat berkompetisi tetapi juga akan mendapatkan hubungan yang lebih baik dengan lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

Seminar ini juga membuka peluang bagi para akuntan untuk dapat menilai suatu perusahaan untuk jangka waktu yang lebih panjang, karena resiko lingkungan telah dimasukkan ke dalam perhitungan keberlangsungan perusahaan. Demikian pula bagi masyarakat, investor atau perbankan, informasi tentang keberlangsungan perusahaan yang lebih utuh dapat mempengaruhi keputusan memilih investasi yang lebih akurat.

Seminar ini dihadiri oleh para praktisi akuntansi dari perusahaan-perusahaan, khususnya yang rentan dengan isu lingkungan, kalangan profesi akuntan termasuk akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan pemerintah dan akuntan pendidik. Selain itu, seminar ini juga dihadiri oleh pihak regulator, LSM lingkungan dan masyarakat pemerhati lingkungan.

Seminar ini bertujuan untuk:
1. Mendapatkan gambaran perkembangan terkini mengenai pengungkapan informasi lingkungan dalam laporan keuangan perusahaan
2. Memberikan gambaran kebijakan pemerintah dan implementasi penerapan pengungkapan informasi non keuangan khususnya mengenai lingkungan hidup di perusahaan khususnya bagi perusahaan terbuka
3. Meningkatkan pemahaman dan penerapan pengungkapan informasi non keuangan yang terkait dengan lingkungan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Ir. Emma Rachmawaty, M.Sc
Asisten Deputi Urusan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Lingkungan Hidup
Tel/Fax: 851 71 61
Email: e_rachmawaty@hotmail.com