KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pondok Pesantren memiliki peran penting dan strategis dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkung hidup, hal ini dapat dilihat dari beberapa hal yang melatar belakanginya, seperti, pertama : Pondok Pesantren merupakan Lembaga Pendidikan tertua di Indonesia, sehingga keberadaanya sangat mengakar dan berpengaruh ditengah masyarakat; Pondok Pesantren  adalah lembaga pendidikan generasi muda yang menggabungkan etika, moral dan agama, sehingga berperan dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia. Sehingga jika kelak menjadi pejabat pemerintah atau pejabat politik diharapkan akan memberikan nuansa-nuansa lingkungan yang membawa ketentraman dan kesejahteraan bagi rakyatnya secara berkelanjutan, tanpa mengurangi hak generasi yang akan datang; Pondok Pesantren lembaga pendidikan yang sangat berperan dalam pengkajian, pengajaran dan dakwah, dengan demikian diharapkan dalam berbagai aktivitasnya dan dakwahnya dapat mengajak masyarakat untuk berprilaku ramah lingkungan dan memperlakukan lingkungan sesuai dengan tuntunan Al’Qur’an dan Hadits nabi.

Demikian disampaikan oleh Barlin, SH, MS selaku Plh. Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Jawa dalam sambutan  pembukaan Sosialisasi Program Eco-Pesantren dan Pembentukan Kader lingkungan Pondok Pesantren Cluster D.I. Yogyakarta  Tahap III yang dihadiri oleh 100 orang Pimpinan dan Ustadz  perwakilan dari 40 Pondok Pesantren dari Kota Yogyakarta, Kab. Sleman, Kab. Kulon Progo, Kab. Bantul dan Kab. Gunung Kidul bertempat di Hotel Puri Artha, Yogyakarta  tanggal 25  Mei 2010.

Sementara itu Kepala  BLH Provinsi D.I. Yogyakarta dalam sambutannya antara lain menyampaikan Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta sangat menyambut baik Program Eco-Pesanten ini, karena kegiatan ini sangat sejalan dengan program dan kegiatan serupa yang dikembangkan oleh Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta sejak tahun 2006 dan saat ini telah dilakukan penilaian dan pembinaan dibeberapa Pondok Pesantren berdasarkan pedoman penyelenggaraan Pondok Pesantren berwawasan lingkungan hidup.

Pada kesempatan yang sama Dr. Ing. Widodo Brontowiyono, M. Sc, Kepala Pusat Studi Lingkungan Universitas Islam Indonesia (PSL-UII) dalam pemaparan makalahnya berjudul pengembangan jejaring dan kemitraan dalam mewujudkan Pondok Pesantren ramah lingkungan antara lain menyampaikan bahwa Pesantren sebagai representasi intelektual muslim bertanggung jawab dalam mewujudkan kehidupan yang ramah lingkungan disegala aspek. Untuk itu perlu dikembangkan jejaring dan kemitraan  antar pesantren maupun dengan stakeholder lainnya untuk meningkatkan pola hidup yang ramah lingkungan, mengembangkan unit kesehatan dan lingkungan dalam pesantren, memasukkan kurikulum lingkungan dalam pesantren serta melakukan aksinyata  dalam  pengelolalan sampah, air besih, sanitasi dan MCK, pemanfaatan air hujan dan air bekas pakai melalui teknologi sumur resapan atau biopori serta pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian organik, atau RTH yang dapat dijadikan percontohan dan pembelajaran bagi masyarakat sekitarnya.

Kepada peserta selain  diberikan materi tersebut di atas, diberikan kesempatan mengikuti lomba usulan kegiatan ramah lingkungan pendukung Eco-Pesantren dan copy CD Pengelolaan sampah organik di kebun karinda, (ws)

Sumber:
Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat perkotaan