KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Surabaya 06 Agustus 2005. Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ir. Rachmat Witoelar pada orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis XXIV Universitas Wijaya Kusuma-Surabaya mengatakan bahwa 32 (tiga puluh dua) sungai-sungai besar di Indonesia sudah tidak memenuhi kriteria sebagai air baku untuk air minum, serta terjadinya pendangkalan dan penyempitan sungai. Kondisi ini disebabkan karena berubahnya fungsi daerah resapan di hulu, sebagai contoh Data Citra Landsat tahun 2001 menunjukkan terjadinya penyimpangan pemanfaatan lahan sebesar 79,5 % dari ketentuan mengenai penataan ruang dikawasan Bogor-Puncak-Cianjur.


Disamping itu, kualitas udara di daerah perkotaan terutama kota besar cenderung semakin tidak sehat, terutama disebabkan emisi kendaraan bermotor, dimana konsumsi pertumbuhan konsumsi BBM sekitar 7%. Kondisi ini akan diperparah dengan adanya kemacetan.


Lebih lanjut lagi, kondisi persampahan rata-rata di Indonesia masih buruk hal ini terlihat dari banyaknya kota yang masih kotor. Menurut data BPS (2001), kurang dari 2% sampah yang diolah atau didaur ulang, serta hanya sekitar 40% sampah yang diangkut, itu pun hanya sebagian yang dibuang ke TPA.


Dalam konteks kekinian, sepertinya kita telah telanjur pada pilihan pembangunan perkotaan yang kurang tepat. Dengan adanya konsep pembangunan berkelanjutan, maka selayaknya Indonesia tidak harus mengikuti pola dari Negara-negara maju. Kalaupun bukan yang pertama, Indonesia dapat menerapkan konsep pembangunan perkotaan berkelanjutan secara cerdas, holistik, inovatif dan partisipatif. Pada tatanan kebijakan, yaitu dilakukan mainstreaming pembangunan berkelanjutan misalnya alokasi sumber daya alam dan ruang yang berbasis ekologis, kampanye hemat energi dan energi alternatif-terbaharukan, serta mendorong terbangunnya infrastruktur lingkungan hidup.


Demikian, beberapa point-point penting yang dikemukakan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup pada acara Dies Natalis tersebut.(NT)

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :


Sdr. Novrizal Tahar


Telp. 021-8580102