KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Surabaya (ANTARA News) – TNI Angkatan Laut berhasil mengamankan kapal tongkang pengangkut limbah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3).

“Kapal itu kini kami amankan di Lantamal (Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut) Surabaya,” kata Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Letkol Laut Yayan Sugianadi Surabaya, Rabu.

Ia mengemukakan, penangkapan kapal itu berawal dari operasi patroli keamanan laut oleh Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Warakas-816.

Saat kapal perang dari jajaran Koarmatim itu melintasi perairan laut Kepulauan Karimun Jawa, mendapati kapal jenis “tug boat” ASP.8 BB yang menggandeng tongkang Persada-2517.

“Kapal itu melakukan aktivitas yang mencurigakan di posisi 06-04-85 Lintang Selatan dan 112-40-32 Bujur Timur,” kata Yayan mengutip keterangan Komandan KRI Warakas Kapten Laut (P) Hari Wiwit.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan personel TNI-AL dari satuan KRI Warakas didapati kapal tersebut sedang mengangkut 4,027 metrik ton “cooper slag” yang merupakan limbah B3 dalam perjalanan dari Pelabuhan Gresik menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Petugas pun memeriksa nakhoda kapal berbendera Indonesia itu, yakni Julius Salindentino berikut sembilan anak buah kapal (ABK).

“Saat diperiksa nakhoda dan awak kapal tidak bisa menunjukkan dokumen perizinan pengangkutan limbah B3,” kata Yayan.

Selain itu kapal berbobot 125 gross ton (tug boat) dan 1.705 gross ton (tongkang) itu juga tidak melengkapi Surat Izin Stasiun Radio.

Untuk memudahkan proses hukum awak kapal berikut kapal tersebut diamankan di Lantamal Surabaya.

(M038/R010/S026)

Sumber:
ANTARANEWS.COM
Rabu, 22 September 2010 17:23 WIB