KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Tumbuhan tetap memainkan peran penting yang efektif dalam menangkal pemanasan global, meski ia juga menghasilkan gas rumah kaca. Para peneliti University of Edinburgh, Inggris, menunjukan bahwa daun-daun tumbuhan hanya menyebabkan kurang dari 1 persen emisi metana bumi, yang dianggap 25 kali lipat lebih efektif daripada karbon dioksida dalam pemanasan global.

Hasil riset mereka bertentangan dengan studi ilmiah sebelumnya, yang menyatakan tumbuhan bertanggung jawab menghasilkan gas rumah kaca, karena output gas metana yang dihasilkan jauh lebih kecil dibandingkan kapasitas mereka menyimpan karbon dari atmosfer di dalam daun, kayu, dan kulitnya.

Untuk mencapai kesimpulan tersebut, para peneliti membuat daun buatan yang terbuat dari pectin tumbuhan dan menghitung metana yang dihasilkan ketika daun terpapar sinar matahari. Mereka mengkombinasikan hasil riset itu dengan data satelit tentang tutupan daun di permukaan bumi, ozon di atmosfer, tutupan awan, temperatur, dan informasi level cahaya matahari untuk membantu mengukur Jumlah metan yang diproduksi oleh seluruh tumbuhan di bumi.

Hasil riset itu memperbaiki studi sebelumnya yang mengindikasikan bahwa kuantitas metan yang diproduksi oleh tumbuhan ada kemungkinan jauh lebih tinggi. Riset lanjutan akan dilakukan untuk memeriksa produksi metana dari bagian tumbuhan selain daun dan Jumlah metana dari berbagai spesies tumbuhan di berbagai wilayah bumi. “Hasil Penelitian kami menunjukkan bahwa daun memang meningkatkan metana, tapi jumlahnya kecil sekali,