KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan dan perawatan kendaran bermotor khususnya bagi pengguna sepeda motor agar emisi gas buangnya terkendali, maka KLH melalui Asdep Urusan Pengendalian Pencemaran Emisi Sumber Bergerak, BPLHD DKI dan Swisscontact mengadakan acara yang diberi tema “UKUR EMISI SEBELUM MUDIK”.

Acara bertujuan untuk mensosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara yang mewajibkan setiap kendaraan bermotor lama wajib menjalani uji emisi berkala dan yang di implementasikan melalui Perda DKI Jakarta No 2/2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

Acara ini juga bertujuan untuk mendapatkan data emisi gas buang sepeda motor di masyarakat sebagi masukan untuk revisi Kepmen LH. No. 35 Tahun 1993 tentang Ambang Batas Emisi untuk Kendaraan Bermotor Perda DKI Jakarta No. 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara di Pasal 19(5) menyebutkan bahwa hasil uji emisi kendaraan bermotor merupakan bagian dari persyaratan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Catatan terakhir Ditlantas Babinkam Polri tahun 2004 menunjukkan, jumlah sepeda motor sudah lebih dari 3,2 juta atau 70 persen dari total kendaraan di Jakarta. Kenaikan penjualan rata-rata telah tumbuh hingga lebih dari 40%.

Kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya setidaknya telah mendominasi 60% dari seluruh penjualannya di Indonesia. Dengan tingkat pertumbuhan sebesar itu, sepeda motor sudah menjadi ancaman terhadap penurunan kualitas udara di kota Jakarta. Potensi ancaman semakin besar ketika sepeda motor menjadi pilihan ekonomis pada saat subsidi harga BBM dicabut sehingga akan semakin banyak pula sepeda motor yang akan dijadikan sarana untuk mudik selama lebaran.

Informasi Lebih lanjut :
Edi Purwanto
Asdep Urusan Pengendalian pencemaran
Emisi Sumber Bergerak
Telp: 021 – 85911207