KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Dalam pidato mantan Presiden COP Menteri Kenya atau Portugal tahun 2020 sampai level 20 – 40 %, jadi semua mendukung. 

Pemerintah Indonesia akan memberikan kesempatan kepada Pemerintah AS untuk memutuskan apakah mereka akan meratifikasi ProtoKol Kyoto dan aturan yang akan disepakati pasca ProtoKol Kyoto (Protokol Denmark 2009). Namun diharapkan dalam pemerintahan AS yang akan datang pasca pemilu 2008 akan ada pandangan baru seperti ketika pemerintahan Clinton menandatangani ProtoKol Kyoto tahun 1997, namun sayangnya hingga kini belum diratifikasi. 

Untuk kasus Australia, terpilihnya perdana menteri merupakan tanda akan ada perubahan dalam strategi politik Australia.  

Dalam diskusi konferensi, ada dua pihak yang menentukan yakni penghasil emisi dan penyerap emisi. Permasalahan yang sedang ditengahi adalah memberi nilai pada karbon. Selama ini pembangkit listrik tenaga batu bara dinilai lebih murah dibanding pembangkit listrik tenaga geothermal, karena karbon yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga batu bara tidak dihitung sebagai biaya yang harus ditanggung. Sementara untuk para pemilik lahan (hutan) yang menjadi penyerap karbon akibatnya harus bertanggung jawab terhadap keberlangsungan lahannya. Maka diperlukan pendapatan (income) bagi pemilik lahan untuk memelihara lahannya. Pemilik lahan biasanya Negara berkembang, sedangkan penghasil karbon adalah Negara industri maju. Jadi Negara berkembang bisa memelihara hutannya dengan kompensasi dari Negara maju, sehingga semua pihak bertanggung jawab untuk pengelolaan karbon di bumi. Inilah logika berpikir dibelakang kebijakan REDD, reforestation dan CDM. 

Delegasi Indonesia (Emil Salim) optimis pemerintah Indonesia akan menerapkan kebijakan dan aturan hukum yang sesuai dengan konvensi yang disepakati. 

Isu hutang merupakan isu bank dunia. Dalam hal ini, Indonesia memandang penghapusan hutang demi karbon bukan merupakan jalan yang sesuai untuk pengurangan karbon secara signifikan.  

Sumber:
Media Center – KLH
Nusa Dua – Bali