KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pemilihan Presiden COP 13

Presiden Terpilih: Bapak Rachmat Witoelar, Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia 

Pidato Pembukaan oleh Bapak Rachmat Witoelar.

·         Kebanyakan negara-negara miskin akan menggunakan COP sebagai media untuk memberitahukan mengenai dampak buruk perubahan iklim yang terjadi di negara mereka.

·         COP ini diadakan dengan tujuan untuk membangun kerjasama dan memulai suatu tindakan bersama untuk menghadapi perubahan iklim.

·         Dalam hal ini pemerintah memberikan dukungan sepenuhnya untuk membangun kerjasama dan memulai suatu tindakan bersama tersebut.

·         Pasar menjadi salah satu kunci keberhasilan mekanisme kerjasama dalam menghadapi perubahan iklim.

·         Sementara itu, para ahli juga memberikan dukungan dengan melakukan kajian-kajian untuk mencari tindakan adaptasi apa yang bisa dilakukan dalam menghadapi perubahan iklim.

·         Deforestasi yang terjadi di mana-mana di berbagai belahan bumi turut memberikan kontribusi dalam proses perubahan iklim.

·         Saat ini – setelah melalui proses yang cukup lama – komunitas internasional telah memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap perubahan iklim dan isu-isu terkait.

·         Apa yang kita perlukan adalah suatu “kemauan politik