KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PRESS KONFERENSI

KEMAJUAN  DELEGASI  INDONESIA

(dirangkum dari Konferensi Pers Bpk Emil Salim, Ibu Masnellyarti Hilman, Bp. Sunaryo, dan wawancara eksklusif Bp. Rachmat

Witoelar)

Press_Conference_061207.jpg

·        

Perkembangan dialog :

Saat ini contact group sudah terbentuk, pembahasan visi dan kerangka jangka panjang (pasca Kyoto Protocol) sudah memiliki arah dan perspektif.

Proses CDM juga harus dibuatkan jaring pengaman, karena proses implementasi dan pengawasannya harus diperjelas.  KLH yang memiliki kewenangan tersebut mengalami kesulitan karena rumitnya proses verifikasi di GEF, sehingga keseluruhannya memakan biaya dan waktu yang besar.

Jika CDM bisa disederhanakan, maka kita perlu menggalakkan dan memasyarakatkan pemanfaatannya bagi usaha mitigasi emisi karbon Negara kita.

 

·         Penjelasan REDD (Reduce Emission from Deforestation) :

Selama proses dialog berlangsung, Indonesia terus mempersiapkan pilot project untuk memastikan posisinya sebagai bagian dari pelajaran untuk memperkuat posisi tawar kita. Dialog dan negosiasi juga dilakukan secara bilateral untuk membawa program ini.

Ada tiga tahap implementasi dari REDD

  1. Tahap pengembangan dan peningkatan kapasitas untuk melaksanakan program REDD tersebut.

  2. Tahap uji coba dari tahun 2008 sampai 2012.

  3. Tahap implementasi yang segera dilaksanakan pasca Kyoto Protocol.

·         Perkembangan konferensi :

Kemauan ratifikasi Protokol Kyoto dari Delegasi Australia memberikan momentum, semangat yang besar kepada para peserta bahwa konfrensi ini akan berhasil.  Hal ini akan berdampak besar pada kerjasama Indonesia dan Australia karena dapat saling mendukung dalam proses mitigasi dan adaptasi.  Diperkirakan Amerika Serikat juga akan segera mengikuti jejak Australia dalam masa-masa mendatang.

Rencana Aksi Nasional kita juga memberi momentum untuk keterpaduan program pemerintah dalam penanganan perubahan iklim. Penanaman tujuh puluh sembilan ribu pohon menjadi simbol kebersamaan kita.

Kita harapkan dari Bali Roadmap ini acuan-acuan yang jelas tentang peran kita sebagai Negara bangsa di dunia ini sekaligus menjadi titik penting pelaksanaan tahap implementasi kedua Kyoto Protocol setelah tahun 2012, yaitu :

  1. Mengikat target pengurangan emisi bagi Negara berkembang.

  2. Memperketat pengurangan emisi bagi Negara – Negara maju

Sumber:
Media Center-KLH

Nusa Dua – Bali