KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Apa yang dimaksud dengan Verifikasi Teknologi Lingkungan?

Adalah suatu kegiatan pengujian dan analisis oleh pihak ketiga yang independen atas pernyataan penjual tentang unjuk kerja/kinerja suatu peralatan atau proses yang menguntungkan bagi Lingkungan atau yang berkaitan dengan pemecahan masalah Lingkungan.

Pada Verifikasi Teknologi Lingkungan (VTL) yang divalidasi adalah unjuk kerja suatu peralatan atau proses, bukan kualitas produk, dan pada VTL tidak terdapat keseragaman isi.

Mengapa Indonesia memerlukan Program Verifikasi Teknologi Lingkungan?

Pengembangan industri telah memberikan andil yang besar terhadap pengembangan ekonomi Indonesia dan sekaligus menimbulkan berbagai masalah terhadap lingkungan. Cara penanggulangan pencemaran dan sekaligus memberikan pula keuntungan bagi industri yang dikenal dengan Cara Produksi Bersih telah banyak diperkenalkan dan telah pula diterapkan oleh kalangan industri.

Salah satu unsur penting dalam pelaksanaan Produksi Bersih ataupun kegiatan perlindungan Lingkungan lainnya adalah penggunaan teknologi yang tepat guna dan ramah Lingkungan. Sejalan dengan berkembangnya bisnis lingkungan dalam penyediaan teknologi, baik peralatan atau proses, diperlukan suatu mekanisme baru yang dapat memberikan jaminan unjuk kerja bagi teknologi yang ditawarkan. Verifikasi teknologi lingkungan dipandang sebagai suatu solusi tidak hanya untuk meningkatkan citra teknologi yang dijual baik dipasaran domestik maupun internasional tetapi juga memberikan kepastian informasi terhadap pembeli atau pemberi ijin.

Penyediaan data terhadap akses teknologi yang akan dijual dipasaran merupakan hal penting terutama mengingat hal ini terkait erat dengan masalah kesehatan dan perlindungan.

Tujuan pelaksanaan program VTL di Indonesia

· Melindungi Lingkungan dan kepentingan masyarakat.

· Meningkatkan kredibilitas dan daya saing teknologi yang dipasarkan, terutama bagi pengusaha kecil dan menengah.

· Mendorong inovasi teknologi .

· Memanfaatkan kemampuan dalam negeri.

· Turut mengambil inisiatif di lingkungan Asia Tenggara untuk mengakses pasar regional.

Keuntungan pengadaan program VTL di Indonesia

· Meningkatkan kredibilitas dan pemasaran produk di pasaran nasional maupun internasional.

· Menghemat biaya promosi.

· Mempercepat penggunaan lapangan teknologi inovatif.

· Memudahkan pembeli dalam memilih teknologi.

· Memudahkan pengambilan kebijakan dalam masalah lingkungan.

Pemerintah selaku sponsor dari program VTL memberi lisensi kepada Badan VTL, pihak ketiga yang independen untuk melaksanakan program VTL. Selanjutnya Pemerintah melakukan pengawasan atas pelaksanaan program membantu memperkenalkan program VTL dan melakukan hubungan kerjasama intemasional.

Badan VTL dapat berupa lembaga Pemerintah atau swasta, melaksanakan program VTL dengan tugas utama mengkoordinasikan pelaksanaan program mengadakan dialog dalam melengkapi persyaratan permintaan verifikasi pengembangan teknologi, memilih pelaksana verifikasi dan memberi rekomendasi hasil verifikasi.

Untuk menciptakan sistem VTL di Indonesia, saat ini Kantor Kementerian Lingkungan Hidup akan memulai dengan pembentukan Tim Penyusun Sistem Verifikasi Teknologi Lingkungan yang akan disyahkan melalui Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. Adapun Tim Penyusun VTL tersebut terdiri dari beberapa instansi terkait dan para pengembang teknologi dan perguruan tinggi.

Rolliyah

Staf Asdep Urusan Standarisasi dan Teknologi KLH