KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

sekneg_jpg.jpgBanjir besar  di Jakarta dan sekitarnya pada tahun 2002, membawa malapetaka Bagi Warga Komplek Setneg RI di Kalurahan Pondok Aren Barat, Kecamatan Pondok Aren. Malapetaka tersebut berawal dari jebolnya tanggul pengaman komplek Setneg yang belum begitu kuat. Kejadian tersebut sangat membekas di hati warga komplek Setneg saat itu, bila musim penghujan datang warga selalu dilanda rasa  was-was, cemas dan takut akan datangnya ancaman banjir yang akan  melanda komplek, dan kekawatiran ini memang tidak mengada-ada, hal ini memang terjadi pada tahun 2004, 2005 dan 2006 tapi tidak sedahsyat pada tahun 2002,  yakni yang disebabkan oleh masuknya air luapan sungai Angke dari celah-celah tanggul akibat dari penggerusan sungai.

Untuk mengatasi hal tersebut di atas pada tanggal 13 Agustus 2006, Kementerian Negara Lingkungan cq Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan pada Deputi Komunikasi Lingkungan dan pemberdayaan Masyarakat Perkotaan bersama warga Komplek Setneg RI Kecamatan Pondok Aren, warga masyarakat sekitarnya dan tokoh masyarakat melakukan aksi penghijauan berupa penanaman pohon di bantaran Sungai Angke dalam rangka menyelamatkan lingkungan koplek, sekaligus sebagai langkah awal dalam rangka mengembangkan Forum Jejaring Masyarakat Perkotaan Peduli Lingkungan  Kementerian Negara Lingkungan Hidup di Kota Tangerang.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Asdep Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, yang bertujuan untuk membangun kepedulian masyarakat  terhadap lingkungan, khususnya untuk menyelamatkan DAS Sungai  Angke dari bencana lingkungan khususnya banjir.

Dalam kegiatan penghijauan berupa penanaman pohon ini, dibuka oleh Deputi bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia Sekretaris Negara RI Bapak Bambang Prayitno, SH. Di dalam sambutannya selain mengucapkan terima kasih kepada Kementerian negara Lingkungan Hidup atas bantuan bibit untuk penghijauan, dalam sambutannya beliau berpesan kepada warga Komplek Setneg untuk merawat dan menjaga tanaman yang telah ditaman tersebut, dengan harapan dikemudian hari kondisi lingkungan dikomplek Setneg semakin teduh dan asri dan bebas dari bencana banjir.

Kementerian Negara Lingkungan Hidup, yang diwakili oleh Kabid Dunia Usaha dan Pekerja pada Asdep Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan  Ngadijanto, SH,  menyambut dengan baik inisiatif masyarakat Komplek Setneg untuk melakukan penghijauan guna menyelatkan lingkungan yang semakin hari semakin memprihatinkan. Dalam pesanya, bahwa melakukan penanaman itu sangat mudah, tetapi yang paling susah adalah pasca tanam, yaitu perlu perawatan dan pemeliharaan yang terus menerus agar tanaman dapat hidup subur, yang akhirnya akan dapat menjaga keselamatan DAS Sungai Angke dan keselamatan lingkungan serta  bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam acara tersebut diakhiri dengan melakukan penanaman pohon dibantaran Sungai Angke, yang awali oleh Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Kabid Dunia Usaha dan Pekerja, dan diikuti oleh Camat, Lurah,  RW, RT dan warga Komplek Setneg  serta Ramah tamah bersama warga komplek dengan disuguhi jamuan dan berbagai hiburan.

Sumber:

Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perkotaan

Tel/Fax:  021-8580087