KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Siaran Pers:

Taman Nasional Gunung Gede – Pangrango (TNGP) adalah merupakan salah satu Taman Nasional yang terbaik di Indonesia serta memiliki aset keaneka ragaman flora dan fauna yang bernilai tinggi. Kawasan ini mempunyai luas 15.196 Ha meliputi tiga kabupaten di wilayah Propinsi Jawa Barat yaitu : Kabupaten Bogor; Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi, sangat potensial untuk dikembangkan sebagai daerah wisata yang berbasis alam dan budaya. Oleh karena itu usaha pariwisata yang akan dikembangkan di daerah ini haruslah suatu usaha Green Industries, yaitu suatu usaha yang di tujukan untuk peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat, perlindungan sumberdaya alam sebagai suatu aset ekonomi dan obyek wisata, serta sekaligus memperkuat sendi-sendi sosial budaya masyarakat melalui usaha Pariwisata Berkelanjutan dengan didukung oleh penerapan teknologi yang ramah lingkungan.

Tidak dapat dihindari bahwa kegiatan wisata akan mengkonsumsi sumber daya alam di kawasan tersebut sekaligus kemudian berdampak terhadap menurunnya kualitas lingkungan, seperti terjadinya praktek penebangan hutan secara liar, serta meningkatnya volume/sampah. Meskipun demikian, bagaimana cara mengelola masalah ini akan menentukan bagaimana dampak yang akan ditimbulkannya. Untuk itu, perlu kiranya didapat suatu komitmen dari seluruh pihak yang terkait dan bertanggung jawab alam pengembangan wilayah TNGP, melalui pembuatan perencanaan yang komperhensif dan sinegris.

Workshop "Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP)" diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama untuk melaksanakan Program Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan Dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang telah ditandatangani oleh Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis Pengelolaan Lingkungan Hidup (Deputi VII KLH) dengan Bupati Bogor, Bupati Cianjur, Bupati Sukabumi dan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan pada tanggal 15 Juli 2004. Tujuan dari penyelenggaraan workshop ini adalah mempertemukan institusi dan organisasi yang terkait dan bertanggung jawab bidang pariwisata dan lingkungan, baik dari kalangan pemerintah, swasta maupun masyarakat, dalam rangka harmonisasi dan sinkronisasi program serta kebijakan di wilayah TNGP menuju pariwisata berkelanjutan. Lebih lanjut, output yang diharapkan dari workshop ini adalah tersusunnya suatu Grand Design rencana pengelolaan pariwisata yang berbasis lingkungan yang sinergis antara wilayah, khususnya dalam rangka mengembangkan ekowista di wilayah TNGP.

Diharapkan melalui workshop ini, TNGP dengan dukungan ketiga kabupaten dapat meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan serta melestarikan fungsi lingkungan hidup dan daya guna Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menjadi suatu kawasan yang menarik bagi wisata sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. TNGP kemudian dapat dijadikan sebagai salah satu penerapan Ekowisata yang berkelanjutan di Indonesia.

Jakarta, 20 Juli 2005

Informasi Lebih Lanjut:

Rismawarni Marshal
Asisten Deputi Urusan Standarisasi,
Teknologi dan Produksi Bersih – KLH
Tel/Fax: (021) 85906167, 8584638