KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KERANGKA ACUAN

WORKSHOP REVITALISASI PROPER KEGIATAN PERTAMBANGAN

1. Latar Belakang

PROPER  sebagai program pengawasan terhadap ketaatan perusahaan dalam menerapkan peraturan lingkungan hidup telah mengalami perubahan, sejak mulai dicanangkan pada tahun 1995. Perubahan penting antara lain adalah ruang lingkup penilaian yang telah berkembang, dari hanya fokus pada media air kemudian meluas sampai ke media udara dan  limbah B3. Mekanisme dan kriteria penilaian juga mengalami perubahan,  telah dilakukan perbaikan sistem internal dengan penerapan SOP dalam setiap tahap kegiatan, sementara itu kriteria penilaian juga disempurnakan dengan membuat kriteria yang memberikan penghargaan bagi perusahaan-perusahaan yang telah memiliki upaya pengelolaan lingkungan sukarela dan menunjukkan kinerja yang lebih unggul dibanding perusahaan-perusahaan lainnya.  

Setelah 12 tahun program ini berjalan dengan berbagai dinamika sebagaimana disebutkan di atas, maka perlu dilakukan evaluasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk melihat efektifitas pelaksanaan PROPER dan mengembangkan kesempatan-kesempatan untuk perbaikan ke depan. Sekretariat PROPER Kementerian Lingkungan Hidup telah mengadakan serangkaian workshop untuk menampung masukan saran perbaikan tersebut. Salah satunya adalah  workshop dengan berbagai industri dan asosiasi industri yang telah dilakukan pada tanggal 4 Juni 2007. Rekomendasi penting dari workshop tersebut adalah perlunya kriteria yang spesifik untuk mengukur ketaatan dan kinerja pengelolaan lingkungan masing-masing sektor industri. Mekanisme penilaian yang  fokus untuk masing-masing sektor industri akan memberikan penilaian yang lebih objektif dan dapat digunakan untuk mengindentifikasi permasalahan-permasalahan lingkungan yang spesifik untuk masing-masing sektor industri.  

Menindaklanjuti rekomendasi workshop tersebut maka akan dilakukan serangkaian workshop dengan masing-masing sektor industri untuk membahas mekanisme dan kriteria PROPER yang spesifik untuk masing-masing sektor. Salah satunya adalah Workshop Revitalisasi PROPER bagi kegiatan Pertambangan.  

Sektor pertambangan menunjukkan karakteristik yang unik, dari tahun ke tahun tingkat ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup menunjukkan penurunan. Pada tahun 2002 tingkat ketaatan sektor ini mencapai 89%, kemudian pada tahun 2003 menurun menjadi 58%, tahun 2004 menjadi 50 % dan pada tahun 2005 tingkat ketaatannya lebih buruk lagi hanya mencapai 29 %. Penurunan ini cukup memprihatinkan, karena sektor pertambangan masih cukup penting untuk mendukung perekonomian nasional, namun hasil PROPER ini seakan menegaskan anggapan masyarakat umum bahwa pertambangan merusak lingkungan. Industri pertambangan seharusnya dapat memanfaatkan PROPER untuk memperbaiki citra pengelolaan lingkungan hidupnya dan secara perlahan dapat menghapus stigma ini. Oleh sebab itu penting bagi industri pertambangan untuk memberikan masukan mengenai mekanisme dan kriteria penilaian PROPER ini, sehingga diperoleh gambaran kinerja pengelolaan lingkungan yang obyektif bagi sektor pertambangan. 

2. Tujuan 

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka Kementerian Lingkungan Hidup menyelenggarakan Workshop Revitalisasi PROPER Kegiatan Pertambangan dengan tujuan untuk : 

1.     Mengevaluasi pelaksanaan PROPER pada sektor pertambangan dan mengidentifikasi peluang-peluang perbaikan ke depan.

2.     Mengevaluasi kriteria penilaian PROPER yang ada saat ini dari sisi sektor pertambangan.

3.     Mengembangkan mekanisme dan kriteria penilaian spesifik untuk sektor pertambangan.

4.     Mengintegrasikan kriteria kerusakan lingkungan, rehabilitasi dan reklamasi kegiatan pertambangan dalam kriteria PROPER.

5.     Merumuskan strategi / komitmen bersama untuk perbaikan tingkat ketaatan sektor pertambangan dalam rangka meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan. 

3. Ruang Lingkup

Format workshop akan lebih ditekankan ke arah diskusi dengan didahului oleh pembicara dari KLH, asosiasi dan akademisi yang bersifat mengantarkan peserta untuk lebih fokus pada pokok-pokok diskusi  Seluruh peserta dari industri dan asosiasi pertambangan berkesempatan untuk memberikan evaluasi, saran dan masukan terhadap mekanisme dan kriteria penilaian PROPER yang ada saat ini. Oleh sebab itu, sebelum menghadiri workshop, peserta dianjurkan untuk sudah mempelajari bahan-bahan mengenai mekanisme dan kriteria PROPER . Bahan-bahan tersebut dapat diperoleh dari Sekretariat PROPER Kementerian Lingkungan Hidup www.menlh.go.id “BERITA PROPER