KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA


Jakarta, Rabu, 04 November 2009, Kementerian
Negara Lingkungan Hidup mengadakan Workshop Pengembangan EST/Transportasi
Berkelanjutan di Indonesia. Acara ini diikuti sekitar 100 peserta dari 4
instansi pengelola transportasi di daerah, yaitu perwakilan Dinas-Dinas
Perhubungan tingkat Propinsi, Kabupaten dan Kota dari seluruh Indonesia.
Workshop dimaksudkan untuk menyatukan persepsi dan visi menuju transportasi
berwawasan lingkungan dan pengembangan transportasi berkelanjutan.

 

Meningkatnya jumlah penduduk
dibarengi dengan peningkatan kondisi social ekonomi berdampak secara signifikan
terhadap meningkatnya mobilitas penduduk terutama di kota-kota besar. Hal
tersebut membutuhkan dukungan sarana dan prasarana transportasi yang cukup demi
menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi kota
serta menunjang pencapaian sasaran pembangunan dan hasil-hasilnya. Namun
pencapaian sasaran pembangunan juga telah menimbulkan masalah di bidang
transportasi pada perkotaan. Di antaranya adalah kemacetan lalu lintas yang
semakin hari semakin serius. Kemacetan akibat tingginya volume lalu lintas
telah berdampak pula terhadap kualitas udara perkotaan.

 

Untuk itu, diperlukannya penataan
transportasi bagi instansi pemerintah yang berwenang dalam bidangnya, sekaub
itu diperlukan sinergi dari berbagai sektor terkait lainnya untuk mengendalikan
pencemaran udara. Melalui kegiatan ini, Kementerian Negara Lingkungan Hidup
bermaksud untuk mendorong upaya Pemerintah Kota dalam mewujudkan transportasi
yang berkelanjutan, dan mensinergikan program, kegiatan yang ada disetiap
instansi terkait dengan program langit biru.

 

Di sela-sela pembicaraan, Asdep Urusan
Pengendalian Pencemaran Emisi Sumber Bergerak, Ade Palaguna menegaskan bahwa
agar kebijakan reformasi di bidang transportasi mudah dipahami, maka
program-program yang disosialisasikan kepada masyarakat luas harus menggunakan
pendekatan bahasa rakyat.

 

Berbagai materi yang dibahas
dalam workshop ini adalah; Transportasi perkotaan dan dampaknya, kebijakan
pengendalian pencemaran udara sumber bergerak di Indonesia, Kebijakan
trasportasi perkotaan di Indonesia, Pengendalian pencemaran udara dalam
perspektif UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup, Peran badan perencana dalam sinkronisasi program penigkatan
kualitas udara di daerah, Pengembangan sistem pengujian emisi gas buang dan
kebisingan kendaraan bermotor kaitannya dengan pengendalian pencemaran udara,
Kebijakan pembangunan infrastruktur dalam mendukung pengendalian pencemaran
udara, dan Forum udara bersih di Indonesia.

 

Sumber:

Asdep Urusan Pengendalian
Pencemaran Emisi Sumber Bergerak

Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Tel. 021-85911207

Fax. 021-85906678